Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19Tren

Pasien Covid-19 yang Isoman Bakal Dapat Paket Vitamin dan Obat Gratis

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Dok. BPMI)Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Dok. BPMI)

Topcareer.id – Pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah, yakni pasien tanpa gejala atau gejala ringan dengan saturasi oksigen di atas 95, akan mendapatkan layanan konsultasi daring atau telemedicine serta mendapat obat dan vitamin gratis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Bagi teman-teman yang positif Covid-10 namun kondisi saturasinya masih 95 persen ke atas, kemudian tidak sesak dan tidak komorbid, sebaiknya isolasi mandiri di rumah,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya, Senin (5/7/2021).

Ia menambahkan, hal ini juga untuk menghindar dari exposure viral mode yang tinggi di rumah sakit. Lagipula, menurut Menkes, secara emosional juga akan lebih baik jika pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Kita telah bekerja sama dengan 11 platform telemedicine untuk menyediakan jasa konsultasi dokter dan pengiriman obat secara gratis,” tambah Menkes.

Baca juga: Mulai Hari Ini Pekerja Harus Punya STRP, Begini Cara Mendapatkannya

Ia menyampaikan terima kasihnya kepada 11 platform tersebut, yakni AloDokter, Get Well, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, LinkSehat, Milfield Dokter, ProDehat, SehatQ dan YesDok.

Menkes menambahkan, semua akan dilakukan berbasis digital, dan juga terintegrasi dengan 742 lab PCR di seluruh Indonesia.

Bagi pasien positif yang tidak bergejala akan mendapatkan paket obat yang terdiri atas vitamin C, B, E dan Zinc. Sementara yang bergejala ringan akan mendapatkan paket multivitamin, Azitromisin 500 mg, Oseltamivir 75 mg dan Parasetamol Tab 50 mg.

Kemenkes kini juga telah memiliki sistem New All Record (NAR) sebagai sistem big data yang terintegrasi dengan 742 laboratorium, untuk memberikan laporan pemeriksaan PCR maupun Antigen secara real time tentang jumlah kasus positif Covid-19.

Tinggalkan Balasan