Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

4 Alasan Video Game Bantu Pekerja Naik Level dalam Karier

Dok. Diversity Today

Topcareer.id – Apakah kamu gemar bermain video game? Mungkin ini bisa jadi hal yang menguntungkanmu. Menurut studi baru, bermain video game dapat membantu orang mencapai level berikutnya dalam karier mereka.

Jadi mengapa tidak semua orang memainkannya? Jawaban: Karena mereka sering dianggap kontra-produktif. Melansir Ladders, berikut 4 alasan mengapa bermain video game bisa bermanfaat bagi para professional

Alasan 1: Bermain game berarti kesuksesan di kehidupan nyata

Hampir setengah dari orang Amerika mengatakan video game membantu mempersiapkan mereka untuk sukses, sementara enam dari 10 mengatakan game memupuk kreativitas atau keterampilan memecahkan masalah.

Survei yang dilakukan oleh OnePoll atas nama World of Warships oleh Wargaming juga menemukan bahwa responden mempelajari beberapa keterampilan melalui video game yang dapat diperluas ke pekerjaan di kehidupan nyata.

Responden mengklaim bahwa mereka telah mempelajari lebih banyak keterampilan hidup meliputi: Pemecahan masalah (58%), Memori (54%), Koordinasi tangan-mata (53%), Konsentrasi (53%), Strategi (50%), Multitasking (46%).

Alasan 2: Menghargai ikatan tim yang dapat mengarah pada peningkatan produktivitas

Video game sering dicap sebagai pembunuh produksi dan anti-sosial. Tapi game sekarang melakukan hal sebaliknya. Penelitian oleh Bringham Young University menemukan bahwa tim kerja yang bermain video game dapat meningkatkan produktivitas sebesar 20% setelah bermain bersama hanya selama 45 menit.

Studi ini juga menemukan bahwa dengan menggunakan video game, karyawan dapat menciptakan ikatan antara satu sama lain yang dapat meniadakan bias dan pemikiran negatif.

Baca juga: Tips Kerja Aman Saat Flu Melanda (Bagian 2)

“Melihat lompatan sebesar itu—terutama untuk jumlah waktu yang mereka mainkan—sedikit mengejutkan. Perusahaan menghabiskan ribuan dolar untuk aktivitas membangun tim, dan saya berpikir, belilah Xbox,” kata profesor BYU, Greg Anderson.

Alasan 3: Game digunakan untuk mengobati brain fog

Brain fog adalah masalah neurologis yang telah merugikan para penyintas Covid-19. Brain fog mengganggu kemampuan untuk bekerja – dan berdampak pada kesejahteraan pribadi – itulah sebabnya para peneliti di Weill Cornel Medicine dan Vanderbilt University Medical Center ingin melihat apakah video game dapat membantu orang-orang yang memerangi masalah tersebut.

Meskipun uji coba saat ini sedang berlangsung, video game telah berhasil digunakan sebelumnya untuk mengobati anak-anak dengan ADHD. Harapan dengan uji coba ini adalah orang yang selamat dari Covid-19 akan menunjukkan peningkatan kognisi dan hasil fungsional.

Alasan 4: Video game dapat membangun karakter

Video game yang dimainkan orang-orang saat anak-anak membantu membentuk mereka menjadi seperti sekarang ini. Faktanya, 66% orang Amerika mengatakan bahwa bermain video game sebagai seorang anak membantu membentuk kepribadian mereka saat ini.**(Feb)

Tinggalkan Balasan