Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Bisakah Air Purifier Atau Pemurni Udara Tangkal COVID-19 (Bagian 1)

Topcareer.id – Studi menunjukkan bahwa memakai masker dengan benar dan konsisten menjaga jarak sosial secara signifikan mengurangi penyebaran virus corona.

Tetapi kekhawatiran tentang kemungkinan penularan aerosol membuat banyak orang berpikir tentang air purifier atau pemurni udara juga.

Jadi, bagaimana cara kerja berbagai jenis air purifier? Apakah ada yang efektif melawan COVID-19?

Berikut ini hal yang perlu kamu ketahui lebih mendalam tentang air purifier terhadap penyebaran virus corona.

Bagian pertama dari artikel:

Apa saja jenis-jenis air purifier?
Sebagian besar pemurni udara terbagi dalam dua kategori dasar yakni filter atau pembersih.

Beberapa menggabungkan kedua jenis dalam satu unit yang sama.

Filter dirancang untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan secara fisik menghilangkan partikel kecil materi yang dapat mengambang di sekitar seperti debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan.

Jenis filter rumah yang paling umum saat ini adalah filter HEPA. Sementara itu jenis pembersih yang paling umum saat ini adalah perangkat sinar UV.

Bagaimana cara kerja filter HEPA dan pembersih udara sinar UV?
HEPA adalah singkatan dari “High-Efficiency Particulate Arresting.” Seperti namanya, filter ini sangat bagus dalam menarik sesuatu yang berada di udara dan menahannya sehingga tidak dapat disirkulasikan kembali.

Serat dalam filter HEPA dirancang untuk menjebak partikel berdiameter 0,01 mikron.

Perangkat sinar UV, di sisi lain tidak menghapus apa pun. Ini dirancang untuk membunuh virus, bakteri, atau spora jamur yang mengambang di sekitarnya dengan memaparkan sinar ultraviolet.

Baca juga: Cara Sederhana Dapatkan Udara Bersih di Rumah Tanpa Bahan Kimia

Bagaimana dengan ionizer? Bagaimana cara kerjanya?
Ionizer memberi partikel udara muatan listrik yang menariknya ke arah sesuatu dengan muatan listrik yang berlawanan.

Benda-benda ini bisa berupa pelat kolektor di dalam perangkat itu sendiri atau berbagai permukaan di sekitar ruangan (dinding, karpet, gorden, langit-langit, dll.).

Tetapi begitu mereka menemukan sesuatu yang membuat mereka tertarik, partikel-partikel itu cenderung tetap di sana. sangat mirip dengan listrik statis.

Bagaimana dengan generator ozon? Bagaimana cara kerjanya?
Generator ozon mengubah molekul oksigen standar sehingga memiliki tiga atom, bukan hanya dua.

Molekul tiga atom disebut ozon, bukan oksigen, dan berinteraksi secara berbeda dengan lingkungannya daripada udara normal yang kamu hirup.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan