Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Dokter Muda Ini Buka Konsultasi Covid-19 Gratis, Ini Nomor Teleponnya

Gunakan masker untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19. (ilustrasi: Pexels)

Topcareer.id – Untuk membantu masyarakat, terutama pasien yang harus menjalani Isolasi Mandiri (Isoman akibat terinfeksi Covid-19), salah satu dokter muda yakni Riyo Pungki Irawan mengatakan akan membuka jasa layanan konsultasi medis online (telemedicine) secara gratis.

“Buat teman-teman yang isoman atau akan isoman, kalau butuh konsultasi medis, monggo bisa wa ke personal 081902835039. Inshaallah saya bantu semampu saya,” ujarnya dikutip dari ugm.ac.id pada Kamis (15/7/2021).

Alumnus Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKM) UGM sekaligus dokter di Divisi Perinatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Sardjito itu akan melayani konsultasi setiap hari Senin-Kamis mulai pukul 07.00-08.00 WIB.

“Saya pikir bisa untuk meluangkan waktu 1-2 jam di luar jam praktik di RS untuk membantu. Karena sehari-hari saya praktik di rumah sakit pukul 08.00-16.00 WIB,” tambahnya.

Baca juga: Ingin Dapat Uang saat Tidur? Lakukan 3 Hal Ini

Karena harus membagi waktunya, Riyo pun mengimbau agar masyarakat yang menghubunginya untuk bersabar. Sebab, dalam waktu sehari ia mengaku bisa mendapat 800 chat yang meminta konsultasi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa jasa layanan yang diberikan hanya berupa konsultasi medis. Sementara itu layanan paket isoman, suplai obat, oksigen, maupun ambulans tidak bisa dapat diberikan.

“Selain itu, saya juga tidak memberikan resep, namun hanya merekomendasikan obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, ide membuka jasa layanan konsultasi online gratis ini berawal dari banyaknya teman-temannya yang terinfeksi Covid-19 dan harus menjalani isoman di rumah.

Sementara saat menjalani isoman kurang terpantau oleh rumah sakit maupun tenaga kesehatan karena lonjakan kasus yang semakin tinggi. Di sisi lain, ia juga melihat dalam beberapa waktu terakhir tidak sedikit pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat isoman di rumah.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan