Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Oktober 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Inggris Bebaskan Isolasi Mandiri bagi yang Sudah Divaksinasi Penuh

Inggris. Dok/StraitsTimes

Topcareer.id – Orang dewasa dan anak-anak di Inggris yang telah divaksinasi penuh, mulai 16 Agustus tidak perlu lagi isolasi mandiri setelah kontak dengan seseorang yang positif COVID-19.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid, Selasa (6/7).

Perdana Menteri Boris Johnson menetapkan rencana untuk mengakhiri pembatasan sosial dan ekonomi COVID-19 di Inggris pada 19 Juli 2021.

Ini juga merupakan ujian apakah program vaksinasi yang cepat benar-benar menawarkan perlindungan yang cukup dari varian Delta.

Javid mengatakan keberhasilan program vaksin berarti memungkinkan untuk melangkah lebih jauh dalam melonggarkan aturan isolasi mandiri bagi mereka yang telah menerima kedua dosis suntikan.

“Mulai 16 Agustus … siapa pun yang memiliki kontak dekat dengan kasus positif tidak lagi harus mengisolasi diri jika mereka telah divaksinasi sepenuhnya,” kata Javid kepada parlemen.

“Sejalan dengan pendekatan untuk orang dewasa, siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun yang merupakan kontak dekat dari kasus positif juga tidak perlu lagi mengisolasi diri.”

Javid juga menambahkan bahwa hanya orang yang dites positif lah yang akan diminta untuk mengisolasi diri.

Johnson bertaruh bahwa program vaksinasi dapat mencegah layanan kesehatan kewalahan oleh gelombang baru COVID-19.

Kritikus mengatakan Johnson dan Javid telah mengabaikan janji untuk mengambil pendekatan hati ke hati dalam mencabut pembatasan.

Baca juga: Inggris akan Cabut semua Pembatasan di Bulan Juli 2021

Javid mengatakan bahwa pada saat pembatasan dicabut nanti pada 19 Juli, kemungkinan akan ada 50.000 kasus COVID-19 sehari, dan menurutnya kasus COVID-19 bisa mencapai 100.000 per hari.

Namun, Javid sebagai menteri kesehatan telah menggarisbawahi pentingnya masalah kesehatan, ekonomi, dan tantangan pendidikan selama pandemi.

“Kita tidak bisa hidup di dunia di mana satu-satunya hal yang kita pikirkan adalah COVID-19! Masalah lainnya seperti ekonomi, tantangan pendidikan juga perlu dipikirkan,” kata Javid kepada Sky News.

Hingga sekarang sekitar 64% dari populasi Inggris telah menerima kedua dosis vaksin.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan