Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Desember 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Begini Status Pemakaian Masker Wajah di Inggris

london-coronaSuasana kota London, Inggris saat lockdown. (dok. AFP)

Topcareer.id – Mengenakan masker wajah di Inggris akan menjadi pilihan pribadi dan data yang akan menentukan apakah pembatasan dapat dicabut bulan ini.

Menurut Menteri Menteri Perumahan, Komunitas dan Pemerintahan Lokal Robert Jenrick, kemungkinan pencabutan pembatasan bulan ini sangat positif.

“Ini akan menjadi periode yang berbeda di mana kita sebagai warga negara bebas mengambil keputusan daripada harus diberitahu pemerintah memberi apa yang harus dilakukan,” kata Jenrick kepada Sky News.

Pembatasan penguncian hukum akan dihapus pada 19 Juli 2021 di bawah road map pemerintah.

Perdana Menteri Boris Johnson akan menjelaskan rincian tentang tahap akhir pelonggaran di Inggris dalam beberapa hari mendatang.

Ditanya apakah dia akan berhenti memakai masker jika diizinkan, dia berkata: “Saya akan melakukannya. Saya tidak terlalu ingin memakai masker, saya tidak berpikir banyak orang senang melakukannya, kita akan pindah ke fase meskipun di mana ini akan menjadi masalah pilihan pribadi.” Jelasnya.

Baca juga: 3 Cara Pintar Daur Ulang Masker Wajah Sekali Pakai

Johnson berharap untuk menghapus pembatasan akhir pada bulan Juni tetapi rencananya dibatalkan oleh meningkatnya kasus virus corona akibat varian Delta.

Dia mengatakan pekan lalu bahwa meskipun program vaksinasi Inggris telah memutuskan hubungan antara infeksi dan kematian, beberapa tindakan pencegahan mungkin harus tetap dilakukan setelah 19 Juli.

“Sepertinya kita sekarang dapat bergerak maju dan beralih ke rezim yang jauh lebih permisif di mana kita menjauh dari banyak pembatasan yang telah begitu sulit bagi kita,” kata Jenrick.

“Kita harus memastikan bahwa setiap orang dewasa mendapat vaksinasi ganda, karena itu adalah kunci untuk menjaga agar virus tetap terkendali,” tuturnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan