Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, September 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Hindari 6 Kalimat Ini Saat Mengakhiri Wawancara Telepon (Bagian 1)

Wawancara kerja via telepon. Dok/Glassdoor

Topcareer.id – Di masa pandemi seperti saat ini, menguasai seni wawancara via video juga telepon, akan menjadi sangat penting. Namun, wawancara telepon bisa menjadi hal yang canggung bahkan kadang diisi dengan jeda yang tidak nyaman.

Jika kamu melakukan wawancara telepon, hindari kalimat-kalimat yang bisa memperkecil kemungkinanmu untuk lolos pada tahap selanjutnya. Melansir Ladders, berikut enam kalimat yang harus dihindari saat mengakhiri wawancara telepon.

1. “Tidak, aku tidak punya pertanyaan lebih lanjut”

Orang yang mengajukan satu atau dua pertanyaan di akhir wawancara telepon menunjukkan keinginan mereka untuk belajar lebih banyak tentang perusahaan dan sifat ingin tahu mereka. Gagal mengajukan pertanyaan lebih lanjut di akhir wawancara dapat membuatmu terlihat tidak peduli atau kurang percaya diri.

Gunakan waktu ini sebagai kesempatan untuk mengajukan satu atau dua pertanyaan singkat yang dapat membantumu terhubung dengan pewawancara pada tingkat yang lebih pribadi. Dan yang terbaik adalah menghindari bertanya tentang kompensasi di akhir wawancara.

2. “Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini”

Bahkan jika kamu benar-benar membutuhkan pekerjaan ini, hindari memberi kesan bahwa kamu berada dalam posisi yang buruk. Memancing simpati atau benar-benar jujur tentang situasi keuanganmu dapat menjadi halangan bagi calon pemberi kerja.

Baca juga: 8 Pertanyaan Pemecah Masalah Saat Meeting (Bagian 1)

Sebaliknya, gunakan waktu ini untuk menjawab pertanyaan yang belum terjawab. Misalnya, jika pewawancara belum memberi tahumu tentang langkah selanjutnya dalam proses dan hanya memberi tahu bahwa mereka akan menghubungi, pertanyaan seperti, “Kapan saya dapat mengharapkan kontak lanjutan?” atau “Apa langkah selanjutnya dalam proses ini?”

Menanyakan perusahaan apakah berkomunikasi melalui email dengan pertanyaan lebih lanjut juga tepat.

3. “Saya ingin bekerja untuk perusahaan Anda; kapan saya bisa mulai?”

Beberapa wawancara telepon mungkin berakhir dengan perusahaan yang menawarkan pekerjaan kepadamu. Meskipun ini terdengar seperti hal yang hebat, perlu diingat bahwa kamu juga berada dalam posisi untuk memastikan bahwa kamu orang yang tepat.

Ajukan pertanyaan lanjutan seperti, “Kompensasi apa yang bisa saya harapkan?” atau “Kapan Anda ingin saya memulainya?” Pertanyaan lain seperti mengetahui persyaratan lokasi juga penting untuk diketahui.

Namun, jika kamu yakin ingin bekerja untuk perusahaan tersebut, jangan ragu untuk segera menerima tawaran pekerjaan tersebut. Terlalu banyak penundaan dapat memberi mereka waktu untuk berubah pikiran.**(Feb)

Tinggalkan Balasan