Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Januari 24, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Moeldoko sebut Anak Muda pegang Peran Penting untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Topcareer.id – Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko Selasa (27/7) lalu hadir secara daring di acara Simposium Internasional ke XIII PPID yang bertajuk Kontribusi Menuju Indonesia Emas Berkelanjutan 2045.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengajak anak-anak muda berprestasi Indonesia yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) untuk berkontribusi dan berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Moeldoko berpendapat, Indonesia membutuhkan anak-anak muda yang tidak hanya sehat, cerdas, dan inovatif, namun juga berkarakter kuat, mencintai Tanah Airnya, dan bangga terhadap negara Indonesia.

“Kita butuh sumber daya yang terampil, punya etos kerja yang baik, serta berwawasan global tapi juga berkarakter pancasila. Itu sangat penting,” kata Moeldoko.

“Seluruh pemuda Indonesia memiliki peranan penting dalam mencapai Indonesia emas 2045. Pemuda merupakan ujung tombak, agent of change, oleh karena itu saya ingin mengajak kalian semua untuk berkontribusi dan terlibat secara aktif dalam pembangunan Indonesia.”

Baca juga: Hari ini Terakhir! Lowongan Kerja di Bank Indonesia

Moeldoko berharap, putra-putri bangsa mampu menjadi generasi pemimpin yang mengisi posisi-posisi strategis dalam negeri, sehingga bangsa ini tidak perlu lagi mendatangkan tenaga kerja ahli dari luar negeri.

Mantan Jenderal TNI tersebut juga menyampaikan pentingnya sumber daya manusia (SDM) handal Indonesia dalam mewujudkan transformasi ekonomi negara ini.

Ia mencontohkan komoditas Nikel yang menjadi salah satu aset terbesar dimana ketersediaan cadangan Nikel di Indonesia sangat melimpah, bahkan mencapai sekitar 24% cadangan nikel dunia.

“Untuk itu kita ingin agar komoditas tersebut memberikan manfaat berupa nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Kita tidak mau lagi mengekspor bijih nikel. Kita ingin mengolahnya,” kata Moeldoko.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan