Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, September 21, 2021
redaksi@topcareer.id
SekolahTren

Meski Pandemi, Permintaan Studi ke Luar Negeri tetap Banyak

Sumber foto: studyinternational.com

Topcareer.id – Mungkin banyak dari kita menyangka bahwa selama pandemi membuat sekolah ke luar negeri terasa lebih menakutkan, permintaan pun lesu. Namun, sebuah laporan baru menemukan bahwa permintaan untuk pendidikan internasional tetap kuat saat ini.

Laporan itu menyebut mayoritas siswa tetap berkomitmen pada rencana mereka untuk belajar di luar negeri.

Sebanyak tiga dari lima (60%) siswa yang berencana untuk kuliah di luar negeri mengatakan pandemi virus corona tidak berdampak pada tujuan mereka, menurut penelitian yang dirilis Selasa oleh perusahaan teknologi pendidikan Cialfo.

Laporan yang berjudul “Understanding student recruitment: impact of the pandemic and beyond,” mensurvei 3.785 siswa sekolah menengah di lebih dari 100 negara untuk mengukur bagaimana pandemi berdampak pada perguruan tinggi internasional.

Sementara antusiasme di antara sebagian besar calon siswa sedikit berubah oleh pandemi, laporan tersebut menemukan bahwa banyak yang sekarang dibebani dengan kekhawatiran tambahan yang dapat mengganggu rencana mereka.

Baca juga: Banpres UMKM Rp1,2 Juta Disalurkan Mulai Juli, Simak Cara Daftarnya

Tiga perempat (76%) siswa mengatakan mereka khawatir tidak bisa sepenuhnya menikmati pengalaman belajar mereka mengingat lingkungan saat ini, dan lebih dari setengah (58%) tidak melihat nilai dari membayar biaya untuk pengalaman online saja, studi tersebut ditemukan. Kekhawatiran keuangan tersebut terutama terlihat di Asia Pasifik (62%) dan Amerika Utara (59%).

“Meskipun ini memperkuat nilai abadi dari pendidikan internasional, tantangan berkelanjutan terkait pandemi membuatnya menjadi topik yang jauh lebih bernuansa,” kata Rohan Pasari, salah satu pendiri dan CEO Cialfo, dikutip dari laman CNBC Make It.

“Di mana reputasi dan persyaratan akademik pernah menjadi pertimbangan utama, hari ini, siswa juga peduli dengan keselamatan, keadilan sosial, dampak lingkungan dan kesehatan, antara lain saat memilih tujuan untuk studi mereka,” katanya.**(Feb)

Tinggalkan Balasan