Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, September 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Alkohol Bisa Turunkan Risiko Kematian akibat Serangan Jantung, Benarkah?

Ilustrasi. (dok. Liver Doctor)

Topcareer.id – Minum sedikit alkohol berkaitan erat dengan penurunan risiko serangan jantung, stroke, dan kematian di antara mereka yang menderita penyakit jantung.

Hal tersebut berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine pada hari Senin (26/7).

Ditemukan sekitar 50% pengurangan risiko serangan jantung pada orang dengan penyakit jantung yang minum rata-rata 6 gram alkohol per hari dibandingkan dengan non-peminum.

Orang yang rata-rata mengonsumsi 8 gram minuman beralkohol per hari memiliki risiko kematian 27% lebih rendah akibat serangan jantung, stroke atau angina, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum.

“Temuan kami menunjukkan bahwa orang dengan CVD (penyakit kardiovaskular) mungkin tidak perlu berhenti minum alkohol untuk mencegah serangan jantung, stroke, atau angina tambahan, tetapi mereka mungkin ingin mempertimbangkan untuk menurunkan asupan alkohol mingguan mereka,” kata rekan penulis studi Chengyi Ding, seorang mahasiswa riset di University College London.

Dia mencatat, bagaimanapun, mengonsumsi alkohol yang terlalu banyak atau berlebihan justru berkaitan dengan peningkatan risiko mengembangkan penyakit lain.

Baca juga: Bolehkah Minum Alkohol setelah Menerima Vaksin COVID-19?

Ding memperingatkan bahwa individu yang tidak minum alkohol tidak boleh didorong untuk meminum soft drink sebagai pegganti alkohol.

Karena dikhawatirkan akan terserang efek buruk dari soft drink yang diketahui bisa mengganggu kesehatan.

Peneliti telah menilai lebih dari 48.000 pasien dengan penyakit jantung.

Mereka menemukan bahwa konsumsi alkohol yang lebih tinggi hingga 62 gram per hari, tidak terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung berulang atau kematian dibandingkan tanpa konsumsi alkohol.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan