Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Bisnis Kartu Kesehatan Palsu di Italia akhirnya Terbongkar

Topcareer.id – Polisi Italia hari Senin (9/8) telah memblokir beberapa grup di aplikasi perpesanan seluler Telegram.

Dalam grup tersebut, pengguna dapat membeli kartu kesehatan COVID-19 palsu yang diperlukan untuk mengakses berbagai layanan dan kegiatan rekreasi.

Green Pass adalah sertifikat digital di Italia yang menunjukkan jika seseorang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19, telah dites negatif, atau baru saja pulih dari COVID-19.

Pemerintah Mario Draghi yang mencoba mempercepat vaksinasi untuk menghadapi varian Delta telah memicu protes dari beberapa orang Italia.

Mereka mengatakan pemerintah telah menginjak-injak kebebasan dan merupakan cara tidak langsung untuk membuat vaksin menjadi wajib.

Baca juga: Greysia-Apriyani Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Mulai 6 Agustus 2021, di Italia wajib menunjukkan bukti kartu kesehatan untuk beberapa akses kegiatan.

Pergi ke gym, kolam renang, museum, bioskop, dan makan di dalam ruangan di restoran harus ada Green Pass.

Sementara itu, mulai 1 September 2021 Green Pass juga wajib bagi mahasiswa, serta yang bepergian dengan kereta api, pesawat, dan kapal.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menutup 32 grup Telegram yang beroperasi di seluruh Italia.

Grup tersebut menawarkan Green Pass palsu kepada ribuan pelanggan dengan harga hingga 500 euro dalam cryptocurrency atau voucher belanja online.

Empat orang telah ditangkap dan ditempatkan di bawah penyelidikan atas dugaan penipuan serta pemalsuan Green Pass.

Sekitar 66% orang Italia memiliki setidaknya satu dosis vaksin COVID-19 dan sekitar 55% telah diinokulasi penuh.

Menurut kementerian kesehatan, sekitar 20 juta sertifikat Green Pass telah diunduh oleh sekitar 60 juta warga Italia.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan