Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Pembatasan Usia pada Vaksin AstraZeneca Dicabut

Korsel temukan kasus pertama pembekuan darah dari vaksinasi Covid-19 AstrazenecaFoto Ilustrasi

Topcareer.id – Tidak adanya kasus baru pembekuan darah yang langka dan parah setelah vaksinasi dengan AstraZeneca di Inggris, akhirnya pembatasan penggunaannya untuk usia di bawah 40-an dicabut, Rabu (11/8).

Vaccine-induced Immune Thrombocytopenia and Thrombosis (VITT) merupakan kombinasi dari blood clots dan level platelet yang rendah.

Hal itu telah dilabeli sebagai efek samping langka dari vaksin vektor virus COVID-19 yang dibuat oleh AstraZeneca dan Johnson & Johnson.

Terjadinya efek samping yang lebih tinggi pada orang yang lebih muda telah menyebabkan banyak negara menerapkan batasan usia untuk AstraZeneca.

Sekitar 85% yang menderita pembekuan darah langka setelah vaksinasi dengan suntikan COVID-19 AstraZeneca di Inggris berusia di bawah 60 tahun.

Kejadian pada mereka yang berusia di bawah 50 tahun rasionya sekitar 1 dari 50.000 orang.

Para ahli mengatakan penelitian ini memperkuat pemahaman sebelumnya tentang perhitungan risiko-manfaat vaksinasi.

Sue Pavord, konsultan hematologi di Oxford University Hospitals yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan insiden itu biasanya menimpa orang-orang muda yang sehat, dan sangat berbahaya jika mengakibatkan pendarahan di otak.

Baca juga: Studi: Ada Hubungan Kuat Obesitas dengan Tingkat Kematian COVID-19

“Kami belum melihat kasus baru selama empat minggu terakhir dan ini sangat melegakan,” kata Pavord kepada wartawan.

Para peneliti mengatakan mereka berharap penelitian yang mereka lakukan dapat menekankan pentingnya mendapatkan vaksinasi.

Makalah penelitian diterbitkan di New England Journal of Medicine.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan