Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Menparekraf: Industri Game Sumbang Rp24,88 T untuk PDB

Topcareer.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut industri game bisa menjadi modal tersendiri bagi kebangkitan subsektor ekonomi kreatif di tengah pandemi.

Terlebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia, aplikasi dan permainan (game) pada 2020 menempati posisi ke-7 penyumbang terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia.

“Nominal sebesar Rp24,88 triliun atau sekitar 2,19 persen sumbangan subsektor aplikasi dan game developer untuk PDB nasional,” kata Sandiaga dikutip dari siaran pers, Senin (16/8/2021).

Ia menambahkan, hal itu juga sejalan dengan janji Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan e-sport dan industri gaming yang menjadi salah satu modal bangsa.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan pihaknya akan terus berupaya membuka akses pasar seluas-luasnya khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi atau game.

Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, subsektor Aplikasi Game Developer (AGD) malah menunjukkan tren kenaikan positif dibandingkan dengan subsektor lainnya. Tercatat subsektor AGD memiliki nilai pertumbuhan positif tertinggi kedua setelah subsektor TV dan radio.

“Dengan jumlah pertumbuhan sebesar 4,47 persen, harapan kami, games menjadi pandemic winner untuk mendorong pergerakan ekonomi Indonesia, bersama subsektor prioritas dan unggulan lainnya,” ujar Sandiaga.

Baca juga: CPNS Yang Lolos Seleksi Administrasi Wajib Isi Deklarasi Sehat, Apa Itu?

“Saya mengajak para stakeholder di Indonesia untuk tetap positif dan optimistis karena kita melihat kondisi ini sangat dinamis tapi kita yakin di industri game ini ada peluang yang harus dimanfaatkan untuk menjadi pemenang,” katanya.

Kemenparekraf sendiri, lanjut Sandiaga, memutuskan untuk mendukung dan berpartisipasi di dua ajang bergengsi game global yaitu Gamescom Global dan Tokyo Game Show (TGS) yang merupakan B to B event dari gamescom 2021 yang akan dilaksanakan 15 September 2021 serta TGS yang dilaksanakan 30 September sampai 3 Oktober 2021.

Kemenparekraf, kata dia, akan memfasilitasi 30 peserta gamescom dan 19 peserta untuk TGS mulai dari games developer studio sampai game publishing dan game service.

Sementra itu, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengaku pihaknya sudah sejak awal melihat potensi produk-produk digital termasuk game online atau e-sport yang salah satunya menjadi leader dalam kontribusi kepada PDB.

Angkanya signifikan dari sisi transaksi yang bisa dicapai. Indonesia juga tercatat menempati urutan ke-16 dengan jumlah pengguna game mencapai 43,7 juta user dan revenue yang dihasilkan sebesar 879,7 juta dolar AS atau setara dengan Rp12 triliun.

“Dari transaksi itu kami melihat perputaran yang dihasilkan dari industri ini mampu memberikan kontribusi besar bagi Tanah Air,” katanya.

“Kami melihat dengan adanya creator game lokal yang sudah ada. Ini bisa dipacu bukan hanya sekadar berkontribusi untuk generated income world wide tetapi secara umum uang masuk ke Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan