Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Perangi Pertumbuhan Iklim, Facebook Janji Pulihkan Pasokan Air

FecbookFacebook.

Topcareer.id – Facebook mengumumkan rencananya untuk memulihkan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi pada tahun 2030, Kamis (20/8).

Hal ini merupakan inisiatif terbaru perusahaan media sosial tersebut yang ingin membantu mengatasi perubahan iklim.

Perusahaan itu telah menggunakan sebagian besar air untuk mendinginkan bank komputer yang berjalan di pusat datanya.

Pada tahun 2020, Facebook mengatakan, mereka menarik 3,7 juta meter kubik air, volume yang setara dengan hampir 1.500 kolam renang ukuran Olimpiade, atau total konsumsi 2,2 juta meter kubik.

“Facebook bermaksud untuk memfokuskan upayanya di wilayah di mana ia menggunakan sumber daya air lokal, tetapi juga akan melihat area berisiko tinggi yang menghadapi tantangan paling besar dalam hal pasokan air mereka,” kata Sylvia Lee, pemimpin sustainability water di Facebook.

“Jika Anda melihat dampak terbesar sebagai akibat dari perubahan iklim, beberapa yang sangat besar seperti kebakaran hutan, kekeringan, banjir, pada akhirnya, itu semua terkait dengan air,” kata Lee dalam sebuah wawancara.

Awal bulan ini, panel iklim PBB menyampaikan laporan mengerikan yang menyerukan tindakan perbaikan iklim segera.

Facebook sebelumnya meluncurkan proyek restorasi air di New Mexico, Arizona, Texas, Utah, Oregon dan California.

Facebook juga mendukung penanaman 70.000 pohon di California untuk membantu memulihkan area yang terbakar akibat kebakaran hutan tahun 2018.

Ke depan, Facebook mengatakan akan memperluas upaya pemulihan airnya di Irlandia, Singapura, India, Inggris, dan Meksiko.

Baca juga: Facebook Hapus Lusinan Akun Misinformasi soal Vaksin

Perusahaan berencana untuk memverifikasi upaya restorasi airnya melalui LimnoTech, sebuah perusahaan sustainability consultant.

Awal tahun 2021, Facebook mengumumkan telah mencapai emisi nol dan sekarang 100% bergantung pada energi terbarukan.

Pada bulan September 2020, Facebook menetapkan tujuan untuk mencapai emisi nol di seluruh rantai pasokannya pada tahun 2030.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan