Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juli 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Gabungan Vaksin Sinovac dan CanSinoBIO Hasilkan Respons Antibodi yang Lebih Kuat

vaksinasiIlustrasi vaksin

TopCareer.id – Sebuah penelitian di Cina yang mengamati pencampuran vaksin COVID-19 menunjukkan bahwa gabungan antara suntikan vaksin CanSino Biologics setelah satu atau dua dosis vaksin Sinovac Biotech menghasilkan respons antibodi yang jauh lebih kuat daripada menggunakan Sinovac saja sebagai booster.

Studi tersebut muncul ketika negara itu mengatakan akan menggunakan suntikan booster pada kelompok tertentu.

Terlebih ada kekhawatiran mengenai berkurangnya tingkat perlindungan vaksin dari waktu ke waktu.

Peserta yang menerima CanSinoBIO sebagai dosis booster tiga sampai enam bulan setelah suntikan kedua dari Sinovac menunjukkan lompatan rata-rata 78 kali lipat dalam menetralkan tingkat antibodi dua minggu setelahnya.

Sebaliknya, mereka yang menerima suntikan booster Sinovac menunjukkan peningkatan hanya 15,2 kali lipat dalam tingkat antibodi penetralisir.

Satu dosis Sinovac diikuti dengan CanSinoBIO setelah satu atau dua bulan menyebabkan peningkatan antibodi penetralisir 25,7 kali lipat.

Sementara itu dua dosis Sinovac hanya menginduksi peningkatan antibodi penetralisir sebesar 6,2 kali lipat.

Baca juga: Vaksin Booster CanSinoBIO Hasilkan Tingkat Antibodi yang Tinggi

Studi ini menganalisis data dari sekitar 300 orang dewasa sehat berusia 18-59 tahun.

Namun, menurut makalah yang diterbitkan Senin (6/9) sebelum tinjauan sejawat menulis bahwa penelitian tidak menilai perlindungan booster terhadap COVID-19 dan tidak menguji antibodi penetralisir terhadap varian Delta.

Lebih dari 1,4 miliar dosis vaksin Sinovac telah diberikan secara global, sekitar tiga perempatnya di China.

China telah mengendalikan infeksi lokal dan telah sepenuhnya memvaksinasi sekitar 69% populasinya pada 6 September 2021.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan