Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Nigeria Segera Akhiri Larangan Penggunaan Twitter

Nigeria Dok/The Conversation

Topcareer.id – Nigeria mengatakan pada hari Rabu (15/9) bahwa mereka akan mengakhiri larangan yang diberlakukan pada aplikasi media sosial Twitter.

Hal ini meningkatkan harapan para pengguna twitter di Nigeria yang ingin kembali menggunakan platform media sosial itu setelah tiga bulan penangguhan.

Larangan tersebut akibat twitter telah merugikan bisnis Nigeria dan menimbulkan kecaman luas.

Karena efeknya yang merusak kebebasan berekspresi dan kemudahan berbisnis di negara berpenduduk terpadat di Afrika itu.

Namun Menteri Penerangan Lai Mohammed mengatakan pada konferensi pers bahwa pemerintah menyadari kecemasan yang ditimbulkan dari larangan tersebut di kalangan warga Nigeria.

Baca juga: Rusia Denda Facebook, Twitter, dan Telegram, Ini Sebabnya

Pemerintah menangguhkan Twitter setelah menghapus postingan dari Presiden Muhammadu Buhari yang mengancam akan menghukum para separatis regional.

Itu adalah puncak ketegangan selama berbulan-bulan. Postingan Kepala Eksekutif Twitter Jack Dorsey yang mendorong sumbangan untuk protes kebrutalan anti-polisi Oktober lalu dan postingan Twitter dari Nnamdi Kanu, seorang pemimpin separatis Biafra yang saat ini diadili di Abuja, membuat marah pihak berwenang.

Bulan lalu, Mohammed mengatakan kepada Reuters bahwa larangan Twitter akan dihapus sebelum akhir tahun ini.

Pemerintah sedang menunggu tanggapan atas tiga permintaan terakhir yang dibuat dari platform media sosial tersebut. Akibat larangan itu, reputasi Nigeria turun lima peringkat menjadi urutan 120 dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2021.

Nigeria merupakan salah satu negara Afrika Barat paling berbahaya dan paling sulit bagi jurnalis untuk berkembang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan