Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, November 27, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Langgar Aturan di Singapura? Siap-siap Dimarahi Robot Patroli Ini

Dok/Engadget

Topcareer.id – Home Team Science and Technology Agency Singapura mulai menguji coba robot pencegah perilaku sosial buruk.

Duduk di jajaran peringkat atas sebagai salah satu negara teraman di dunia, Singapura menguji dua robot otonomnya untuk mendeteksi perilaku buruk warganya.

Robot akan mengawasi perilaku sosial seperti pelanggaran langkah-langkah protokol keamanan COVID-19, menjaga area dilarang merokok dan parkir sepeda sembarangan.

Dua robot patroli bernama Xavier, dilengkapi dengan kamera yang dapat mendeteksi perilaku sosial yang buruk.

Saat perilaku buruk warga terdeteksi, ini akan memicu peringatan real-time pada robot dan meneruskannya ke pusat komando dan kendali.

Uji coba dilakukan selama tiga minggu, robot akan digunakan untuk pengawasan dan menampilkan pesan untuk mendidik masyarakat tentang perilaku yang tepat.

Namun tugas robot hanya sebatas mengawasi dan melaporkan, robot tidak akan digunakan selama persidangan atas perilaku sosial yang buruk.

Baca juga: Begini Protokol Baru Singapura dalam Hadapi Covid-19

“Pengerahan robot Xavier akan mendukung pekerjaan petugas publik karena akan mengurangi tenaga yang dibutuhkan untuk patroli jalan kaki dan meningkatkan efisiensi operasi,” kata Home Team Science and Technology Agency.

Menteri Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, mengatakan pada bulan Agustus bahwa negara-kota itu bertujuan untuk memiliki lebih dari 200.000 kamera polisi pada tahun 2030.

Ini jauh lebih banyak dari dua kali lipat jumlah kamera yang kini digunakan di seluruh negara pulau di Asia Tenggara.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan