Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

PPKM Diperpanjang 2 Minggu Sekali? Ini Kata Menko Luhut

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)

Topcareer.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali hingga tanggal 4 Oktober 2021.

“Dalam arahan yang diberikan Presiden dalam Rapat Terbatas hari ini diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan PPKM level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa–Bali,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Meski demikian, Luhut yang merangkap jabatan sebagai Koordinator PPKM ini juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan membahas mengenai kebijakan dalam masa pandemi ini setiap pekan.

“Namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat,” tambahnya.

Baca juga: Update Syarat Perjalanan Kendaraan Pribadi di Masa PPKM

Hal ini mengingat masih terjadinya penurunan dan kenaikan kasus COVID-19 yang tak menentu di beberapa negara.

“Tapi tetap presiden mengingatkan kami semua untuk mewaspadai dan hati-hati karena banyak negara setelah beberapa saat seperti ini kemudian naik lagi dengan cepat. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa Indonesia mengalami perbaikan dari segi kesehatan. Dimana hasil estimasi dari tim epidemiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menyatakan angka reproduksi efektif (Rt) Indonesia berada di bawah satu (<1), yakni sebesar 0,98.

“Tiap satu kasus COVID-19 rata-rata menularkan ke 0,9 orang, atau jumlah kasus akan terus berkurang. Angka ini dapat diartikan bahwa pandemi COVID-19 di Indonesia telah terkendali. Ini merupakan yang pertama kali sejak pandemi,” pungkas Luhut.

Diketahui jumlah kasus baru pada 20 September adalah sebanyak 1.932 orang, kasus sembuh 6.799 kasus, kasus meninggal 166 orang, dengan pengetesan mencapai lebih dari 150 ribu kasus.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan