Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Sadar Kesehatan, Pengeluaran Makanan Warga Asia Bisa Capai USD8 T di 2030

makanFoto Ilustrasi Makan (Pixabay)

Topcareer.id – Menurut laporan baru oleh PwC, Rabobank, dan Temasek, konsumen Asia bersiap melipatgandakan pengeluaran mereka untuk makanan pada tahun 2030, membuka peluang bagi investor untuk menghadirkan pilihan yang lebih sehat dan lebih berkelanjutan.

Pengeluaran makanan di kawasan ini akan mencapai lebih dari USD8 triliun pada awal dekade berikutnya – naik dari USD4 triliun pada tahun 2019 – menjadi pasar makanan dan minuman terbesar di dunia, sebut “Asia Food Challenge Report 2021” Selasa (21/9/2021).

Sebagian besar dari permintaan itu akan datang dari perubahan kebiasaan konsumen di kawasan yang semakin sadar kesehatan dan paham digital, tetapi juga dari populasinya yang berkembang pesat. Pada tahun 2030, Asia diperkirakan menjadi rumah bagi 4,5 miliar orang dan 65% kelas menengah dunia.

Baca juga: Belanja Online Selama Pandemi Bikin Penjualan Furnitur Naik

“Orang-orang menginginkan makanan yang lebih sehat, mereka menginginkan makanan yang lebih aman, mereka ingin membeli secara online, mereka menginginkan makanan yang berkelanjutan,” kata Anuj Maheshwari, Direktur Pelaksana Agribisnis Temasek, dikutip dari CNBC.

India dan Asia Tenggara akan menyumbang peningkatan terbesar dalam pengeluaran, tumbuh pada tingkat tahunan gabungan masing-masing 5,3% dan 4,7%. China, bagaimanapun, akan tetap menjadi pasar terbesar secara keseluruhan.

Temuan laporan ini didasarkan pada survei terhadap 3.600 konsumen di 12 negara Asia-Pasifik, serta percakapan dengan eksekutif senior di sektor makanan dan analisis lebih dari 3.000 perusahaan makanan dan minuman yang diperdagangkan secara publik.

Tinggalkan Balasan