Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Diterjang Pandemi, Badut Sulap Ini Banting Setir Jadi Penyemprot Disinfektan

Dok/Rappler

Topcareer.id – Ketika pandemi virus corona melanda Malaysia, Shaharul Hisam Baharudin langsung kehilangan pekerjaannya sebagai badut sulap penghibur.

Namun, bukannya menyerah, pria berusia 43 tahun dari Taiping di Malaysia barat itu justru menemukan cara baru menggunakan keahliannya.

Ia membuka jasa untuk mendisinfeksi rumah orang sambil mengenakan pakaian badutnya.

Untuk peran barunya, dia memanfaatkan mesin asap yang biasa ia gunakan di acara pesta diubah menjadi alat penyemprot disinfektan.

Sambil mengerjakan tugas pokoknya mendisinfeksi rumah orang yang menyewanya, ia juga sambil memberikan keceriaan ekstra dengan menghibur anak-anak pemilik rumah dengan pakaian badutnya yang dilengkapi masker wajah dengan gambar senyum lebar.

“Karena anak-anak tidak bisa keluar atau pergi ke mal dan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, mungkin mereka juga merasa stres,” kata Shahrul Hisam, yang kini dikenal sebagai ‘badut fogging.’

“Jadi dengan penampilan seperti ini, mungkin saya bisa menghibur pelanggan saya dan keluarganya sambil saya mendisinfeksi rumah mereka,” tambahnya.

Usai membersihkan rumah, Shaharul Hisam biasanya akan menghabiskan waktu bersama anak-anak kliennya.

Ia akan melakukan atraksi badut yang membuat anak-anak tertawa, selain itu juga membuat balon berbentuk binatang dan berfoto bersama.

Kejenakaannya segera menjadi viral secara online, banyak kliennya yang memuji dirinya karena membawa kesenangan yang sangat dibutuhkan ke rumah selama masa sulit.

Baca juga: Pilot Malaysia Ini Alih Profesi Menjadi Penjual Mie

Di masa lalunya, Shaharul Hisam juga pernah menjadi pembawa acara, serta disc jockey (DJ), sebelum penguncian menghentikan pekerjaannya.

Sekarang, dia mendapat rata-rata tiga pesanan seminggu untuk mendisinfeksi rumah, toko, hingga mal juga.

“Layanan fogging seperti ini sudah ada di mana-mana sekarang, tapi gaya saya berbeda,” ujarnya bangga.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan