Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Januari 21, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Semakin Diminati, Berapa Harga Pil COVID-19 Molnupiravir?

Dok/Sindonews

Topcareer.id – Merck mengumumkan pada hari Rabu (6/10) tentang perjanjian pasokan dan pembelian pil antivirus oral COVID-19 eksperimentalnya untuk Singapura.

Molnupiravir, pil ini dirancang Merck untuk memasukkan kesalahan ke dalam kode genetik virus dan akan menjadi obat antivirus oral pertama dalam melawan COVID-19.

Merck saat ini tengah meminta persetujuan penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk pil tersebut.

Rupanya tak hanya Singapura, Australia juga telah setuju membeli pil antivirus COVID-19 dari Merck.

Sementara itu Thailand, Korea Selatan, Taiwan dan Malaysia telah melakukan pembicaraan untuk membelinya.

Indonesia pun ternyata juga mulai tertarik untuk membeli obat terobosan baru dari Merck ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan berbagai rumah sakit untuk melakukan uji coba dari semua potensi obat-obatan baru COVID-19.

Review tersebut bukan hanya dilakukan untuk obat yang sifatnya manoklonal antibodi, tetapi juga untuk obat antivirus, seperti molnupiravir buatan Merck.

Baca juga: Pil Antivirus COVID-19 Mulai Dikembangkan, Diklaim Lebih Manjur dan Nyaman

Ketertarikan Indonesia untuk memesan obat tersebut menguat setelah data dari uji klinis sementara yang dirilis Jumat (1/10) menunjukkan pil COVID dari Merck bisa mengurangi sekitar 50% kemungkinan rawat inap atau kematian akibat COVID-19.

Untuk sekarang harganya masih mahal, harga perawatannya diperkirakan sekitar Rp 10 juta per orang.

Meski begitu ini masih lebih baik dibanding obat sebelumnya remdesivir berbentuk infus di mana tidak terlalu efektif mencegah keparahan dan kematian.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan