Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Terpapar Toxic Productivity? Begini Cara Atasinya

Sumber foto: New York PostSumber foto: New York Post

Topcareer.id – Produktivitas beracun atau toxic productivity adalah kecanduan seseorang untuk terus menerus bekerja secara kompulsif.

Seseorang yang berurusan dengan produktivitas beracun merasa sangat terdorong untuk menjadi produktif setiap saat, tidak hanya di tempat kerja tetapi di semua bidang kehidupan mereka.

Orang yang menderita masalah ini akan mendorong diri mereka sendiri secara ekstrem dan tidak sehat untuk tetap fokus pada produktivitas.

Mereka juga tak ragu untuk mengesampingkan segala hal lain dalam kehidupan pribadi mereka.

Produktif bisa terasa normal atau bahkan bagus. Tetapi konsekuensi dari produktivitas beracun dapat menghancurkan.

Bagaimana cara menghentikan toxic productivity?
Jangan khawatir, ada hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk kembali pada keseimbangan hidup yang lebih sehat.

Tidak melakukan apapun
Buatlah upaya sadar untuk meluangkan waktu di siang hari dengan tidak melakukan apa-apa.

Menatap awan di langit, menggambar di selembar kertas, berjalan tanpa tujuan, menulis cerita, atau bahkan merenung.

Tidak masalah bagaimana kamu menghabiskan waktu senggang itu. Yang penting, tahan keinginan untuk menetapkan tujuan produktif demi kegiatan santai ini.

Hadapi perasaan yang mendasarinya
Banyak produktivitas beracun didorong oleh ketakutan mendasar akan sesuatu seperti kegagalan, rasa bersalah, hingga merasa tidak layak.

Belajar untuk mengakui emosi dan hiduplah bersamanya untuk menghadapinya daripada menghindarinya dengan cara super sibuk.

Kamu mungkin memerlukan terapis atau profesional kesehatan mental lainnya untuk membantu mengatasi toxic productivity yang sudah mendarah daging.

Buatlah daftar apa yang penting bagi kamu
Tanyakan pada diri sendiri apa yang benar-benar penting bagi dirimu. Tuliskan semua yang kamu rasa penting (bukan tujuan produktivitas).

Kemudian lihat bagaimana cara kamu menghabiskan waktu untuk melihat apakah aktivitasmu selaras dengan poin penting lain bagi dirimu.

Jika kualitas hubungan dengan kekasihmu berada di urutan teratas daftar, tetapi sebagian besar waktu kamu masih dihabiskan untuk aktivitas kerja, kemungkinan ada masalah yang harus dibenahi di sana.

Jadikan perawatan diri sebagai kebiasaan
Jadwalkan waktu setiap hari untuk melakukan sesuatu yang menenangkan dan memanjakan diri sendiri.

Kamu bisa mandi air panas, mewarnai gambar, mengerjakan teka-teki, atau berolahraga ringan.

Ini mungkin terasa tidak menyenangkan dan tidak nyaman pada awalnya karena kamu merasa ini hanya membuang-buang waktu.

Tetapi perlu kamu ketahui ini sepadan dengan investasinya. Terus lakukan sampai menjadi kebiasaan.

Baca juga: Warna Ternyata Pengaruhi Produktivitas, Ini Penjelasannya

Menjauh dari teknologi untuk sementara waktu
Produktivitas beracun berkembang pesat dalam budaya digital modern yang selalu terhubung pada apapun, jadi menjauh dari teknologi bisa menjadi adalah kunci untuk melepaskan toxic productivity.

Jadwalkan waktu setiap minggu untuk menghabiskan setidaknya satu jam tanpa elektronik, termasuk smartphone kamu.

Lakukan lebih sedikit untuk berbuat lebih banyak
Apa yang membantu untuk benar-benar membebaskan diri dari produktivitas beracun adalah menyadari betapa tidak produktifnya dirimu ketika terlalu memaksakan diri.

Dan bandingkan dengan bagaimana kamu benar-benar bisa mencapai lebih banyak hal ketika kamu cukup beristirahat.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan