Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juli 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Tercatat 83 Kasus Covid-19 dalam Event PON XX Papua

PON Papua

Topcareer.id – Kasus Covid-19 dalam pelaksanaan PON XX Papua, data per 10 Oktober 2021 menunjukkan bahwa jumlah total Kasus Konfirmasi Covid-19 (sejak awal penyelenggaraan pertandingan), tercatat sebanyak 83 kasus.

Jumlah itu sebesar 0,84% dari total Peserta PON (Atlet, Ofisial, Pelatih, Wasit, Wartawan, Panitia dll.) yang sebanyak 10.066 orang, menurut data Kementerian Kesehatan.

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, dari 83 kasus tersebut, sebagian sudah sembuh, sembuh dan kembali ke daerah asal, sedang perawatan di RS, isolasi mandiri di hotel dan ada yang Isoter di Kapal KM. Tidar.

Sedangkan Positivity-Rate sebesar 1,5% dari total yang dilakukan tes dan tersebar di 16 Cabang Olahraga (Cabor) dari 37 Cabor yang dipertandingkan. Peserta PON yang terpapar Covid-19 ini berasal dari 20 Provinsi, di mana 5 Provinsi dengan jumlah kasus terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jateng, Bali, Jatim dan Jambi.

“Untuk seluruh Kab/Kota terkait Penyelenggaraan PON XX Papua (5 Kab/Kota), asesmen situasi pandemi sudah pada Level 2. Kasus Konfirmasi malah sudah berada di level TK-1, namun Kapasitas Respon masih pada Level Terbatas, karena pelaksanaan Tracing yang masih terbatas,” ucap Menko Airlangga dalam siaran persnya, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Uji Coba Obat Covid-19 AstraZeneca Berhasil Kurangi Kematian Pasien

Pemerintah juga akan mengatur pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam kepulangan peserta PON XX Papua, antara lain dengan mewajibkan semua Peserta PON untuk menjalankan Tes RT-PCR pada saat keberangkatan dari Papua, dan pada saat kedatangan di Bandara pada daerah masing-masing.

Kemudian, lanjut dia, menerapkan prosedur Karantina Terpusat setelah tiba di Daerah masing-masing, yang disiapkan oleh Pemda dan didukung oleh Satgas Covid-19 Daerah.

Menko Airlangga melanjutkan, monitoring Covid-19 untuk PON Papua masih akan terus dilakukan sampai dengan H+5 setelah Acara Penutupan PON di 15 Oktober 2021, termasuk untuk Tim Kesehatan (Kemenkes) dan Kapal Isoter (Kemenhub) yang akan tetap bertugas sampai H+5.

Untuk penegasan dan kejelasan pengaturan Kepulangan Peserta PON XX Papua, telah diatur dalam Surat Edaran (SE) yang baru dari Kepala BNPB selaku KaSatgas Penanganan Covid-19, yaitu Adendum Kedua dari SE Nomor 17 Tahun 2021 yang mengatur Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Selama Pandemi, khususnya mengatur kepulangan Peserta PON Kembali ke daerah asalnya setelah mengikuti PON XX Papua.

Tinggalkan Balasan