Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

LRT Jabodebek Ditargetkan Beroperasi Agustus 2022

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Topcareer.id – Pemerintah terus menggenjot percepatan pembangunan transportasi massal berupa Lintas Raya Terpadu (LRT) yang menghubungkan beberapa kota, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). LRT Jabodebek ini ditargetkan akan secara penuh beroperasi pada pertengahan Agustus 2022.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), PT LRT, sekaligus manufaktur dari kereta api untuk LRT PT Industri Kereta Api (PT INKA), PT LEN Industri, dan PT Adhi Karya melakukan pelepasan train set ke-31 untuk LRT Jabodebek di Jakarta pada Kamis (14/10/2021).

“Saya senang sekali dengan adanya kerja sama antara Kementerian Perhubungan, KAI, LRT, INKA, LEN, dan Adhi Karya yang sudah selalu berkoordinasi dan akhirnya mampu menyelesaikan train set ke-31 ini,” kata Menko Bidang Maritim dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

LRT Jabodebek ini memiliki standar teknologi yang lebih tinggi dari sistem kereta api yang sudah ada di Indonesia. LRT Jabodebek dilengkapi dengan Grade of Automation (GOA) level 3, yang artinya operasi dari kereta akan dilakukan secara otomatis tanpa menggunakan masinis.

Baca juga: Menko Luhut: Ini 19 Negara Yang Boleh Melancong Ke Pulau Bali

“Penggunaan sistem GOA yang sudah terstandarisasi secara internasional dan teruji keamanannya menandakan bahwa kita adalah bangsa yang mampu menyelesaikan masalahnya, dalam hal ini terkait isu transportasi. Kita punya fighting spirit,” tegas Menko Luhut.

Direktur Umum PT INKA, Budi Noviantoro menyampaikan bahwa sudah dilakukan beberapa kali pengujian train set, dan kali ini adalah train set dengan sistem GOA 3 yang nantinya akan digunakan untuk LRT Jabodebek. “Ini adalah yang paling baik dalam sistem dan teknologinya,” ujarnya.

Menko Luhut berpesan untuk selalu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam urusan pembangunan teknologi transportasi.

“Kualitas manusia perlu kita tingkatkan, agar inovasi teknologi dalam perkeretaapian dapat terus ada. Berbagi ilmu dan menyerap ilmu dalam setiap proses produksi adalah hal yang penting dalam kemajuan industri kereta api kita,” tutup Menko Luhut.

Tinggalkan Balasan