Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Januari 24, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

6 Tanda Kamu Punya Bos yang Baik (Bagian 2)

Dok. Center for Work Ethic Development

Topcareer.id – Konsultan serta pelatih eksekutif senior di seluruh dunia, Sydney Finkelstein mengetahui soal kepemimpinan dan bos. Secara khusus, penulis “Why Smart Executives Fail” (Penguin Putnam 2003) dan rekan penulis “Think Again” (Harvard Business School Press 2009) ini tahu apa yang membuat para pemimpin gagal.

Namun, dengan perspektif itu, Finkelstein juga dapat memahami apa yang diperlukan untuk menjadi bos yang baik. “Beberapa hal agak jelas dalam hal kepemimpinan,” kata Finkelstein, profesor manajemen dan dekan asosiasi untuk pendidikan eksekutif di Tuck School of Business Dartmouth College.

“Anda harus menjadi komunikator yang hebat, memiliki integritas yang sangat tinggi dan memiliki ketekunan dan stamina yang luar biasa. Menjadi seorang pemimpin membutuhkan banyak pekerjaan dan banyak usaha, dan semakin tinggi Anda naik, semakin banyak pekerjaan yang akan Anda dapatkan.”

Mengutip Business News Daily, pemimpin transformatif harus memiliki sejumlah kualitas lain selain yang disebutkan di atas. Jika bosmu memiliki kualitas-kualitas ini, itu berarti kamu bekerja dengan bos yang baik.

Baca juga: 10 Tanda Tempat Kerja Kamu Toxic, Waspadalah! (Bagian 1)

4. Mereka mengembangkan bakat

Tidak ada pemimpin yang akan sukses jika mereka tidak memiliki bakat atau talenta yang kuat di sekitar mereka, ya di tim mereka. Ini berlaku di lingkungan dan situasi apa pun.

Ini mungkin terdengar jelas, tetapi banyak pemimpin takut pada orang lain yang lebih pintar dari mereka atau yang tahu lebih banyak dari mereka.

5. Mereka telah memupuk lingkungan di mana bakat memiliki dampak

Pemimpin harus mampu mendelegasikan secara efektif. Pendelegasian benar-benar berarti bahwa kamu tidak hanya menugaskan orang untuk melakukan sesuatu, tetapi kamu meminta pertanggungjawaban mereka dan melatih mereka sesuai kebutuhan.

6. Mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa melakukan segalanya

Tidak peduli siapa dirimu atau apa pekerjaanmu, kamu tetap saja tidak bisa melakukan segalanya. Bahkan pemimpin negara, tidak bisa melakukan segalanya. Kamu perlu mengenali batasanmu. Akibatnya, kamu perlu mengembangkan hubungan di sekitarmu sehingga kamu dapat menjalankan apa yang kamu butuhkan dengan mereka.**(Feb)

Tinggalkan Balasan