Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Januari 25, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Begini Etika Menyampaikan Izin Sakit ke Kantor

Ilustrasi. (dok. Bigstock)

Topcareer.id – Setiap orang pasti memiliki hari-hari ketika merasa terlalu sakit untuk datang bekerja.

Bahkan terkadang hanya membutuhkan hari libur sejenak dan memutuskan untuk mengambil alasan sakit.

Sebuah survei Zippia melaporkan bahwa 52% responden memalsukan sakit untuk tidak masuk kantor.

Hari paling banyak dipilih untuk tidak masuk dengan alasan sakit adalah Senin. Satu dari tiga responden melaporkan sakit liburan akhir pekan.

Survei Job Seeker Nation 2019 Jobvite melaporkan bahwa 34% pekerja menelepon kantornya dengan alasan sakit ketika mereka memang sakit.

Sementara itu CareerBuilder melaporkan bahwa 40% karyawan yang disurvei mengaku sakit ketika mereka sehat.

Pekerja perempuan lebih mungkin untuk mengambil izin sakit (43%) daripada rekan laki-laki mereka (35%).

Sementara 28% dari mereka yang disurvei merasa mereka harus mengarang alasan bahkan ketika mereka memenuhi syarat untuk cuti berbayar.

Berikut ini etika yang baik untuk menghubungi kantor ketika kamu sakit:

Kontak sesegera mungkin
Beri tahu atasan kamu tentang penyakit yang kamu alami sesegera mungkin.

Jika kamu merasa sangat sakit pada malam sebelumnya dan tahu esok tidak bisa masuk kerja, kamu bisa mengirim pesan kepada atasan malam itu juga.

Singkat dan jelas
Jangan terlalu detail tentang penyakit kamu. Tidak ada orang yang mau mendengar secara spesifik flu atau virus yang menyerangmu.

Langsung saja kabarkan secara singkat dan to the point.

Beri tahu rekan satu tim
Pertimbangkan untuk mengirim pesan lain ke rekan satu tim untuk memberi tahu mereka bahwa kamu tidak akan hadir.

Ini sangat penting jika sedang mengerjakan proyek tim atau memiliki tenggat waktu mendesak. Pastikan mereka tahu sesegera mungkin bahwa kamu tidak bisa hadir.

Baca juga: Alasan Kenapa Kamu Harus Cuti Kerja saat Sakit

Jelaskan status ketersediaan kamu
Beri tahu atasan dan rekan kerja status kamu, apakah kamu masih tetap bisa membalas email atau melakukan pekerjaan lain saat sedang sakit di rumah, atau tidak.

Jika kamu terlalu sakit, perlu istirahat total dan tidak bisa untuk merespon email, katakan saja.

Sampaikan setiap informasi penting
Selain mengabarkan kamu sakit dan bagaimana status ketersediaanmu, beri tahu juga atasan dan rekan satu tim jika ada informasi yang perlu mereka ketahui untuk hari itu.

Follow up
Pastikan kamu mematuhi aturan perusahaan apakah mengharuskan kamu untuk melengkapi segala jenis dokumentasi tindak lanjut.

Misalnya, perusahaan mengharuskan karyawannya membawa surat keterangan dokter untuk membuktikan bahwa mereka sakit.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan