Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Di Bali, Sampah Plastik bisa Ditukar Beras

Topcareer.id – Bagi pemilik toko oleh-oleh khas Bali I Kadek Rai Nama Rupat, dua tahun terakhir di masa pandemi COVID-19 adalah perjuangan untuk bertahan hidup.

Pandemi telah mencegah turis asing memadati bisnisnya di pulau dewata itu untuk datang, kenaikan harga pangan juga memperparah kepedihan ekonomi.

Tetapi sebuah kelompok nirlaba lokal menawarkan bantuan dengan menukar beras dengan sampah plastik yang kemudian dijual ke perusahaan daur ulang.

“Setiap potongan sampah plastik sangat berharga bagi penduduk desa saat ini dan bagi perekonomian kita,” kata Rupat.

Bali Plastic Exchange didirikan pada Mei tahun lalu oleh I Made Janur Yasa, pemilik bisnis restoran vegan yang terpukul keras oleh pandemi.

Pria berusia 55 tahun itu mengatakan kekuatan pendorong di balik proyeknya adalah keinginan untuk memberi makan masyarakat di provinsi asalnya di Bali dan untuk memperbaiki lingkungan.

Indonesia adalah penyumbang polutan plastik terbesar kedua di dunia di lautan, menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan jurnal Science.

Baca juga: Insinyur Ini Sukses Mendaur Ulang Sampah Plastik Menjadi Bata

Tidak ada batasan berapa banyak sampah plastik yang dapat dibawa seseorang.

Setelah menyebar dari mulut ke mulut, inisiatif ini telah membantu mendukung sekitar 40.000 keluarga di 200 desa.

Sejauh ini organisasi telah mendaur ulang hampir 600 ton sampah plastik.

“Program ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat,” kata Yasa yang berharap dapat meluaskan ke provinsi lain di Indonesia.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan