Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Januari 24, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

Seperti Apa Pekerjaan Ahli Urologi?

Topcareer.id – Ketika seseorang mengalami masalah dengan buang air kecil, sakit ginjal atau kandung kemih, atau masalah reproduksi pria, maka seseorang pasti sering menemui ahli urologi untuk diagnosis dan pengobatan.

Ahli urologi adalah praktisi kesehatan yang berspesialisasi dalam kondisi sistem kemih, serta sistem reproduksi pria.

Apa yang dilakukan ahli urologi?

Mengutip dari laman Ladders, ahli urologi adalah dokter yang menilai gejala pasien untuk mengevaluasi kondisi kronis dan akut dan menentukan pengobatan.

“Kondisi yang dapat ditangani oleh ahli urologi termasuk batu ginjal, infeksi saluran kemih, kanker ginjal dan kandung kemih, kanker prostat, disfungsi ereksi, infertilitas, dan berbagai komplikasi lain dari sistem reproduksi kemih atau pria,” sebut Ladders.

Gejala yang mungkin menunjukkan perlunya rujukan ke ahli urologi dari perawatan primer atau dokter perawatan darurat termasuk sering buang air kecil, inkontinensia, nyeri saat buang air kecil, nyeri punggung, nyeri testis, dan hilangnya fungsi seksual pada pria.

Selama kunjungan di kantor, ahli urologi melakukan penilaian fisik pasien dan sering menggunakan berbagai alat diagnostik untuk membuat diagnosis.

Baca juga: Mau Jadi Miliarder? Setop 11 Pemikiran Ini (Bagian 1)

Mereka akan sering memesan tes seperti pemeriksaan darah atau urinalisis untuk menganalisis karakteristik fisik dan kimia urin seseorang untuk mencari tanda-tanda penyakit atau penyakit.

“Ahli urologi juga dapat meminta tes pencitraan seperti CT scan, X-ray, ultrasound, atau MRI untuk memeriksa organ internal lebih dekat dan menentukan tindakan terbaik.”

Banyak ahli urologi juga bekerja di rumah sakit untuk melakukan berbagai prosedur bedah pada pasien mereka. Ketika diindikasikan untuk pasien, ahli urologi dapat melakukan biopsi untuk memeriksa kanker, sistoskopi, atau ureteroskopi untuk menggunakan ruang lingkup untuk melihat atau menghilangkan kotoran dari kandung kemih atau ginjal, dan vasektomi untuk pencegahan kehamilan.

Sementara ahli urologi dapat merawat berbagai usia dari bayi hingga orang dewasa, beberapa memilih untuk berspesialisasi dengan berfokus pada subset pasien tertentu seperti pediatri atau pria.

Beberapa ahli urologi juga memilih spesialisasi mereka berdasarkan jenis kondisi yang mereka tangani secara eksklusif seperti kanker, batu ginjal, fungsi seksual, atau infertilitas.

Tinggalkan Balasan