Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Profesional

Inilah yang sebenarnya Diinginkan Gen Z dari Perusahaan (Bagian 1)

Foto Ilustrasi Generasi Z

Topcareer.id – Kaum Gen Z sudah membentuk sekitar seperempat dari angkatan kerja global, dan persentase itu jelas akan meningkat seiring waktu.

Jadi, penting bagi perusahaan untuk memahami apa yang harus dilakukan untuk menarik dan mempertahankan pekerja Gen Z.

Mereka cenderung memiliki prioritas karier yang cukup berbeda dari generasi sebelumnya.

Baca terus artikel ini untuk mengetahui apa yang benar-benar diinginkan oleh Gen Z dari perusahaan.

Bagian pertama dari artikel

Gen Z Ingin Pekerjaan yang Bermakna
Uang bukanlah segalanya bagi generasi ini. Lebih dari setengah Gen Z (53%) mengatakan bahwa pekerjaan mereka sangat penting untuk memiliki makna.

Faktanya, survei menemukan bahwa 71% Gen Z akan mengambil pemotongan gaji untuk melakukan pekerjaan yang penuh makna.

Selain itu, hampir setengah dari Gen Z (43%) mengatakan bahwa salah satu tujuan karier jangka panjang mereka adalah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Baca juga: 6 Pekerjaan Jarak Jauh yang akan Disukai Gen Z

Gen Z akan segera angkat kaki jika Perusahaan tidak memenuhi harapan

Sebagian besar Gen Z tidak berencana untuk berada tetap dalam satu pekerjaan mereka selamanya, tetapi mereka juga tidak berpindah pekerjaan sesering yang kita kira.

Mayoritas (40%) mengatakan mereka berencana untuk tetap di pekerjaan mereka saat ini selama dua tahun.

Hanya 15% yang berencana untuk tinggal selama satu tahun dan hanya 6% yang berencana untuk tinggal kurang dari satu tahun.

Namun, di sisi lain, hanya 1 dari 5 yang berencana untuk tetap bekerja selama empat tahun atau lebih.

Jadi, apa yang menyebabkan seorang Gen Z berhenti dari pekerjaannya?

72% mengatakan mereka akan pergi jika mereka merasakan benturan budaya dengan atasan mereka.

50% akan pergi karena keseimbangan kehidupan kerja yang buruk, 47% akan pergi jika mereka merasa lingkungan kerja mereka beracun.

Sementara itu 43% akan pergi karena kurangnya kesempatan pengembangan profesional dan/atau ketidakmampuan untuk maju dalam perusahaan.

Dan 41% lainnya akan berhenti bekerja jika mereka harus bekerja lembur secara teratur tanpa dibayar.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan