Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Dipecat? Begini Caranya agar Bisa Lekas Bangkit (Bagian 1)

Sumber foto: Cheat SheetFoto Ilustrasi karyawan dipecat. Foto: Cheat Sheet

Topcareer.id – Mengalami PHK atau dipecat memang bukan hal mudah. Ada banyak dari kita yang terpuruk setelah mengalaminya dikarenakan mental yang tidak siap untuk menghadapinya.

Oleh karena itu, diperlukan pengolahan dari dalam diri agar bisa menjadikan pemecatan sebagai kesempatan untuk mendapat hal baru yang lebih baik.

Untuk memulainya, terkadang kamu hanya perlu melakukan dari hal-hal kecil.

Dan seperti dikutip dari laman Headspace, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar bisa kembali secepatnya dengan lebih kuat.

Bagian pertama dari artikel

Beri waktu diri untuk berduka
Kehilangan pekerjaan, terutama tanpa disengaja, adalah kehilangan besar yang perlu disesalkan.

Sangat normal untuk berduka mengenai hal itu. Tetapi, semakin lama kamu menunda untuk mulai membuat rencana, semakin sulit untuk kembali bekerja.

Jadi usahakan untuk tidak terlalu lama berdiam diri. Bergeraklah, dan upayakan apa yang kamu bisa.

Baca juga: Terancam PHK, Begini Cara Daftar Jaminan Kehilangan Pekerjaan BPJAMSOSTEK

Tetapkan jalani rutinitas
Tidak apa-apa untuk menggunakan ini sebagai kesempatan untuk berlibur. Jadwalkan waktu “liburan” seperti yang biasa kamu lakukan, dan setelah liburan kamu selesai, kembalilah ke rutinitasmu.

Rutinitas dapat mencakup memasak, membersihkan rumah, dan mungkin meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan selama jam kerja normal.

Ingat, kamu sudah punya pekerjaan, yakni mencari pekerjaan, jadi kamu harus mulai merencanakan cara mendapatkan pekerjaan.

Jelajahi peluang baru.
Apakah kamu ingin mempelajari keterampilan, bahasa baru, atau kembali ke sekolah? Bagaimana dengan memulai bisnis sendiri atau mengubah bidang karier?

Jika keuangan memungkinkan, ini mungkin saat yang tepat untuk memfokuskan energi pada pengembangan gairah.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan