Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, September 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Subvarian Omicron Tampak lebih Menular, tapi Tidak Lebih Parah

Ilustrasi. Dok/PixabayIlustrasi. Dok/Pixabay

Topcareer.id – Subvarian BA.2 dari varian Omicron yang dominan di Denmark tampak lebih menular daripada sub-garis keturunan BA.1 yang lebih umum, Menteri Kesehatan Denmark Magnus Heunicke mengatakan hari Rabu (26/1) dalam pidato nasional.

“Tidak ada bukti bahwa varian BA.2 menyebabkan lebih banyak penyakit, hanya saja lebih menular,” kata Heunicke.

Garis keturunan BA.1 saat ini menyumbang 98% dari semua kasus secara global tetapi di Denmark telah disingkirkan oleh BA.2.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris telah menetapkan BA.2 sebagai varian yang sedang diselidiki.

Perhitungan awal menunjukkan BA.2 bisa menjadi 1,5 kali lebih menular daripada BA.1, otoritas penyakit menular Denmark, Statens Serum Institut (SSI) mengatakan.

Namun, analisis awal oleh lembaga tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan risiko rawat inap untuk BA.2 dibandingkan dengan BA.1.

Baca juga: Omicron Menyerang, Kasus COVID-19 di Indonesia masih Paling Terkendali di Asia

“Ada beberapa indikasi bahwa itu lebih menular, terutama untuk yang tidak divaksinasi, tetapi itu juga dapat menginfeksi orang yang telah divaksinasi ke tingkat yang lebih besar,” kata direktur teknis SSI Tyra Grove Krause pada briefing.

Ini bisa berarti puncak epidemi Denmark akan memperpanjang sedikit lebih jauh ke Februari dari perkiraan sebelumnya, kata Krause.

Denmark telah mengumumkan rencana untuk mencabut pembatasan COVID-19 pada 1 Februari 2022.

Keputusan ini membuat Denmark menjadi negara terbaru di Eropa yang melakukannya meskipun jumlah infeksi harian tinggi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan