Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, September 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Apple Berencana Luncurkan AR Metaverse, Saham Meroket

Apple bukan lagi jadi perusahaan paling berharga di dunia.Ilustrasi: Fortune

Topcareer.id – Apple Inc menyebut ambisinya terhadap metaverse pada hari Kamis (27/1) ketika CEO Tim Cook berbicara tentang perluasan aplikasi augmented reality (AR) perusahaan, hal ini mendorong respons investor yang kuat dan membuat saham Apple mendadak naik.

Perusahaan memiliki 14.000 aplikasi AR di App Store-nya, dan Cook menyarankan jumlah ini akan meningkat dengan investasi lebih lanjut.

“Kami melihat banyak potensi di ruang ini dan berinvestasi sesuai dengan itu,” kata Cook.

Analis Apple Ming-Chi Kuo dan Bloomberg telah melaporkan Apple berencana untuk memperkenalkan headset AR pada tahun ini atau tahun depan.

Komentar Cook dan perkiraan laba serta penjualan kuartalan membantu mendorong saham Apple naik hampir 5% dalam perdagangan.

Pendapatan layanan Apple melonjak 24% menjadi $ 19,5 miliar pada kuartal liburan yang baru saja berakhir, melampaui perkiraan analis sebesar $ 18,6 miliar.

Perusahaan menambahkan 785 juta pelanggan ke beberapa layanan berbayar seperti streaming musik dan game.

Cook secara terpisah mengatakan bahwa upaya penelitian dan pengembangan Apple difokuskan pada persimpangan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan.

“Di situlah keajaiban benar-benar terjadi,” kata Cook. “Ada cukup banyak investasi yang masuk ke hal-hal yang tidak ada di pasar saat ini.”

Baca juga: Lagi Nunggu Headset VR Apple? Sabar, Bisa Jadi Ditunda Tahun Depan

Perangkat AR dapat membuka banyak peluang untuk menumbuhkan langganan.

Penawaran yang ada untuk latihan kebugaran dan konten video dapat menjadi lebih menarik melalui pengalaman AR yang imersif.

Seiring dengan pertumbuhan layanan dan pelanggan, margin laba kotor Apple melonjak di atas 40%, hal ini menarik pujian dari para analis.

Layanan terkait Metaverse seperti aplikasi AR, dapat meningkatkan pendapatan Apple, kata analis Neil Shah dari Counterpoint Research.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan