Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Desember 3, 2022
redaksi@topcareer.id
ProfesionalTren

Yang Perlu Kamu Tahu dari Pekerjaan Menjadi Manajer Produk

Ilustrasi. Sumber foto: mediabistro.comIlustrasi. Sumber foto: mediabistro.com

Topcareer.id – Keberhasilan bisnis dan pertumbuhan suatu merek sering kali bergantung pada pekerjaan manajer produk. Ya, ini memang pekerjaan dengan bidang yang luas. Banyak peran manajemen produk saat ini dipusatkan di industri teknologi, tetapi manajer produk dapat bekerja dalam bisnis apa pun.

Apa yang dilakukan manajer produk?

Mengutip laman Ladders, manajer produk akan memiliki tanggung jawab berbeda yang unik untuk industri, bisnis, dan tim tempat mereka bekerja.

Namun di semua industri, tanggung jawab utama mereka adalah mengawasi keberhasilan produk organisasi mereka, baik itu produk fisik seperti sepatu dan pakaian atau produk digital seperti aplikasi atau jenis perangkat lunak.

Manajer produk akan mengelola banyak aspek berbeda dari siklus hidup produk mulai dari pekerjaan konsep hingga desain, manufaktur, dan produksi, serta pengemasan dan pengiriman untuk produk fisik.

“Mereka menyusun timeline, menetapkan tenggat waktu, dan memantau kemajuan di setiap tahap ini, sering kali menggunakan alat analisis dan pemrosesan data untuk memandu pengambilan keputusan mereka,” sebut Ladders.

Selama tahap manufaktur dan produksi dari siklus hidup produk, mereka mungkin ditugaskan untuk mencari suku cadang dan pengemasan untuk produk fisik atau komponen lain seperti perangkat lunak (software) untuk produk teknologi.

Terutama di perusahaan rintisan (startup) dan usaha kecil, mereka sering bekerja sama dengan pimpinan perusahaan untuk melaksanakan rencana menyeluruh untuk suatu produk mulai dari konsepsi hingga peluncuran dan seterusnya.

Seorang manajer produk sering berfungsi sebagai penghubung antara beberapa departemen di seluruh organisasi. Tugas mereka adalah menjaga segala sesuatu yang berkaitan dengan produk yang mereka awasi berjalan dengan lancar, sehingga mereka sering kali perlu berinteraksi dengan tim pemasaran, spesialis layanan pelanggan, insinyur, desainer, dan siapapun yang terkait dengan kesuksesan produk.

Tinggalkan Balasan