Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, September 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Haruskah Air Rebusan Mie Instan Dibuang?

550px-nowatermark-Make-Instant-Noodles-Step-9-Version-5.jpg

Topcareer.id – Baru-baru ini viral di media sosial TikTok unggahan mengenai air rebusan mie instan yang tak dibuang oleh akun @wira.nutritionist.

Hal yang membuatnya menjadi ramai adalah netizen yang menanyakan kenapa air rebusan mie instannya tidak dibuang?

Sebab, menurut yang memberi komentar, air rebusannya itu mengandung lilin.

Sebetulnya, menurut ahli gizi, dr Tan Shot Yen, saat merebus mi tak perlu membuang air rebusannya.

Karena ini memang standar pemasakan yang seharusnya dan pabriknya sudah melakukan penyesuaian dengan petunjuk pada kemasannya.

Salah satu akun TikTok yang turut memberi komentar dalam postingan tersebut mengatakan:

“Aku dulu mikir ada lilinnya, tapi pas pernah langsung diajak kunjungan industri Indofood, ternyata enggak ada lilin dan cetak mie serba pakai mesin. Sudah nyadar kalo dibodohi,” tulis akun @dcy.

Tan Shot Yen menyebut di dalam mie instan itu tidak ada kandungan lilinnya. Jika ada, tidak mungkin bisa lolos uji dari BPOM.

Namun, perlu kamu ingat bahwa untuk mencari sumber vitamin dan nutrisi terbaik untuk tubuh bukanlah dari mie instan.

Kamu tetap harus mengonsumsi makanan sehat yakni makan sayur dan buah, terutama jika mencari makanan sumber vitamin.

Masih ada beberapa orang salah kaprah menganggap mie instan sebagai sumber vitamin, padahal kandungan utama dalam mie instan bukan itu.

Hal ini senada dengan ahli gizi dari Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) DR. Toto Sudargo, MKes.

Menurutnya, produsen mie instan dengan nama besar yang telah mendunia tentunya tak akan sembarangan memakai bahan berbahaya semacam itu.

Jadi menurutnya air rebusan mie instan masih aman jika ingin mengonsumsinya. Namun, bagi yang meragu boleh saja membuangnya.

Karena memang ada beberapa orang yang tidak tahan terhadap kandungan natrium yang ada dalamnya.

Untuk kamu ketahui, kandungan zat gizi yang paling tinggi yang terkandung dalam mie instan adalah karbohidrat.

Baca juga: Beda Mi Instan Jepang, Korea, China, dan Indonesia

Cara membuat mie instan agar lebih sehat
Bagi kamu yang suka makan mie instan, ada beberapa cara untuk membuat sajian praktis ini menjadi lebih sehat.

Tambahkan sayuran
Kamu bisa menambahkan sayuran segar atau memasaknya seperti wortel, brokoli, bawang, maupun jamur ke dalam mie instan.

Sayuran tersebut akan membantu menambah nutrisi yang kurang dari mie instan biasa.

Tambahkan protein
Karena mie instan rendah protein, kamu bisa menambahkan topping dengan telur, ayam, ikan atau tahu.

Itu menyediakan sumber protein yang akan membuat kamu kenyang lebih lama.

Pilih mi rendah sodium
Jika kamu suka ramen instan, itu tersedia pilihan rendah sodium yang dapat mengurangi kandungan garam pada hidangan secara drastis.

Buat bumbu sendiri
Jika kamu mau kreatif, kamu bisa membuat bumbu kamu sendiri dengan mencampur kaldu ayam rendah sodium dengan bumbu segar dan rempah-rempah untuk ramen instan versi rendah sodium yang lebih sehat.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan