Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Januari 28, 2023
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet (Bagian 1)

Topcareer.id – Tentu saja kamu bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Ada banyak diet yang berhasil menurunkan berat badan dengan instan.

Tetapi biasanya caranya cukup menyiksa dan membuatmu menahan lapar secara berlebihan.

Namun, apa gunanya berhasil menurunkan berat badan hanya untuk nantinya akan naik kembali beratnya?

Nah, untuk menjaga berat badan turun secara permanen, yang terbaik adalah menurunkan berat badan secara perlahan.

Banyak ahli mengatakan kamu dapat melakukannya tanpa melakukan “diet”. Kuncinya adalah membuat perubahan sederhana pada gaya hidup kamu.

Satu pon lemak itu setara dengan 3.500 kalori. Dengan menghilangkan 500 kalori sehari melalui modifikasi diet dan olahraga, kamu bisa kehilangan sekitar satu pon seminggu.

Jika kamu hanya perlu mempertahankan berat badan saat ini, menghilangkan 100 kalori sehari sudah cukup untuk menghindari penambahan.

Terapkan satu atau lebih dari strategi sederhana dan tidak menyakitkan berikut ini untuk membantu menurunkan berat badan tanpa melakukan “diet”.

Bagian pertama dari artikel:

Jangan lewatkan sarapan tiap hari
Salah satu kebiasaan yang umum dari banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan dan mempertahankannya adalah disiplin sarapan setiap hari.

Banyak orang berpikir melewatkan sarapan adalah cara yang bagus untuk mengurangi kalori.

Tetapi mereka biasanya makan lebih banyak sepanjang hari, kata Elizabeth Ward, MS, RD, penulis The Pocket Idiot’s Guide to the New Food Pyramids.

“Studi menunjukkan kepada orang-orang yang makan sarapan memiliki BMI lebih rendah daripada yang melewatkan sarapan.

Orang yang sarapan memiliki kinerja lebih baik, baik itu di sekolah ataupun di kantor.

Cobalah semangkuk sereal gandum dengan buah dan susu rendah lemak untuk mengawali hari dengan cepat dan penuh gizi.

Tutup dapur di malam hari
Tetapkan waktu kapan kamu akan berhenti makan sehingga kamu tidak akan menyerah pada cemilan larut malam atau ngemil ngemil sambil nonton tv.

“Minumlah secangkir teh atau nikmati semangkuk kecil es krim ringan atau yogurt beku jika kamu menginginkan sesuatu yang manis setelah makan malam.

Jangan lupa menggosok gigi setelahnya sehingga bisa membantumu menghentikan makan atau minum apa pun.

Pilih kalori cair dengan bijak
Minuman manis menumpuk kalori, tetapi tidak mengurangi rasa lapar seperti makanan padat.

Puaskan dahaga kamu dengan air, air soda dengan jeruk, susu skim atau rendah lemak, atau jus buah 100% dalam porsi kecil.

Cobalah segelas jus sayuran bergizi dan rendah kalori untuk menahan laparmu di antara waktu makan.

Hati-hati dengan kalori alkohol yang bisa bertambah dengan cepat.

Jika kamu terbiasa minum satu atau dua gelas wine atau koktail hampir setiap hari, membatasi alkohol hingga akhir pekan bisa menjadi penghemat kalori yang sangat besar.

Baca juga: 10 Minuman Pagi Untuk Bantu Turunkan Berat Badan

Makan lebih banyak jenis makanan sehat
Makan banyak buah dan sayuran berkalori rendah dan bervolume tinggi bisa menyingkirkan makanan lain yang lebih tinggi lemak dan kalori.

Campurkan daging dengan sayuran, cobalah memulai makan siang atau makan malam dengan salad sayuran atau semangkuk sup berbasis kaldu, saran Barbara Rolls, PhD, penulis The Volumetrics Eating Plan.

Lengkapi dapur kamu dengan banyak buah dan sayuran untuk kamu tambahkan di setiap menu makanan dan camilan kamu.

Dengan begitu, diet kamu akan kaya dengan vitamin, mineral, fitonutrien, serat.

Dan jika kamu mengonsumsi produk yang sangat bergizi, kamu tidak akan berkeinginan untuk meraih toples kue.

Konsumsi gandum
Dengan mengganti biji-bijian utuh untuk biji-bijian olahan seperti roti putih, kue, kue kering, dan pretzel, kamu bisa menambahkan serat yang sangat dibutuhkan.

Kamu juga akan lebih cepat kenyang sehingga kamu cenderung makan dalam porsi yang wajar.

Pilih roti gandum dan pasta, beras merah, popcorn tawar, dan biskuit gandum utuh.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan