Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, September 26, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Kemenhub Ungkap Jalur Rawan Macet dan Alternatif untuk Mudik

Ilustrasi pemudik dengan kendaraan pribadi.Ilustrasi. (dok. Detiknews)

Topcareer.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan berbagai persiapan jelang mudik Lebaran 2022 dengan meninjau sejumlah jalur, salah satunya kesiapan jalur pantai selatan Jawa. Sekretaris Jenderal Djoko Sasono menyebutkan, ada beberapa titik yang harus diwaspadai pemudik.

Dalam peninjauannya pada Selasa (19/4/2022), Djoko menyebut terdapat titik pasar tumpah yang harus diwaspadi karena berpotensi menimbulkan kemacetan, yaitu Pasar Limbangan dan Pasar Malangbong di Kabupaten Garut.

“Kami melihat jaringan jalan sudah bagus, dan pasti kita temukan ada beberapa kegiatan yang mungkin saja nanti perlu dilakukan langkah-langkah untuk meminimalkan dampaknya terhadap gangguan lalu lintas jadi ada pasar tumpah dan segala macam tadi kita temukan,” kata Djoko, dikutip dari siaran pers.

Diungkapkan Djoko pada peninjauan ini pihaknya telah mendokumentasikan video perjalanan di mana nantinya pihaknya akan mengevaluasi titik-titik yang akan berpotensi rawan kemacetan. Pihaknya berharap jalur selatan Jawa ini nantinya dapat menjadi jalur alternatif bagi para pemudik.

“Saya mengharapkan paling tidak kalau bisa 20 persen pun bisa beralih ke Pansela, maka beban di jalur tengah dan jalur pantura bisa sedikit lebih baik. Semoga saja Pansela betul-betul bisa menjadi alternatif bagi pemudik ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ungkapnya.

Baca juga: Energi Matahari Sekarang Bisa Disimpan Hingga 18 Tahun

Sementara itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Denny Michels Adlan mengungkapkan pada jalur Pansela khususnya di titik yang berpotensi terjadi kemacetan seperti Pasar Limbangan pihaknya akan melakukan sejumlah strategi.

“Di Pasar Limbangan, rencana akan dilakukan kanalisasi berupa pemasangan water barrier dan traffic cone untuk sterilisasi angkot ngetem dan untuk tempat penyeberangan masyarakat khusus atau zebra cross kemudian tergantung situasi akan diberlakukan one way sepenggal,” ujarnya.

Selanjutnya pihaknya juga mengimbau agar para pemudik kendaraan pribadi yang melalui pansela dapat menggunakan jalur alternatif menuju Sumedang via Wado. Namun pihaknya menegaskan untuk jalur ini tidak disarankan bagi kendaraan besar seperti bus / truk.

Pihaknya mencatat terdapat sejumlah jalur alternatif bagi pada pemudik. Alternatif pertama yaitu Cileunyi – Solokan Jeruk – Alun Alun Majalaya –Simpang 3 Cijapati – Rancasalak – Kadungora – Lingkar Leles – Cibatu – Pasar Bandrek – Malangbong – Tasikmalaya.

Alterntif kedua Cileunyi – Jatinangor (Via Tol Exit Ppamulihan) – Parakan Muncang – Cicalengka – Simpang 3 Cijapati. Alterntif ketiga Cileunyi – Pamulihan -Leuwigoong – Sumedang. Sedangkan untuk alternatif keempat yaitu Cileunyi – Pamulihan – Wado – Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan