Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Mei 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Targetkan Nol-COVID Akhir Mei 2022, Ini Langkah Shanghai

Topcareer.id – Shanghai kembali memperketat tindakan penguncian COVID-19. Langkah ini terjadi terkait dorongan baru untuk mencapai nol-COVID di kota terbesar di China itu pada akhir bulan Mei ini.

Pembatasan kemungkinan akan bervariasi di 16 distrik kota, karena beberapa telah mencapai target.

Orang-orang mengatakan pembatasan pergerakan umumnya akan tetap ada hingga akhir Mei karena kekhawatiran rebound.

Meskipun baru-baru ini ada penurunan jumlah kasus, namun lockdown tetap diperketat.

Akun dari warga di beberapa distrik serta unggahan media sosial menunjukkan pemerintah kota berpenduduk 25 juta itu mempercepat dan memperluas upaya untuk memindahkan kontak dekat kasus positif ke karantina pusat.

Beberapa penduduk mengatakan mereka diminta untuk pindah ke fasilitas tersebut meskipun hasil tes negatif, hal ini memicu frustrasi.

Pemerintah Shanghai tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait laporan ini.

Baca juga: Kebijakan Nol COVID-19 di Hong Kong, Beneran Ampuh?

Seperti diketahui, Shanghai melaporkan ribuan kasus setiap hari, sebagian besar di daerah tertutup seperti fasilitas karantina pusat.

Shanghai telah berjuang untuk mengakhiri penularan komunitas dalam menghadapi varian Omicron yang menular.

Pihak berwenang awalnya bertujuan untuk mencapai tujuan pada 20 April, tetapi hanya berhasil melakukannya di dua distrik.

Pada hari Sabtu (7/5), pihak berwenang di distrik Putuo dan Changning mengeluarkan pemberitahuan yang mengatakan bahwa penghuni kompleks perumahan yang diklasifikasikan sebagai daerah “pencegahan” berisiko terendah di kota itu tidak dapat lagi meninggalkan kompleks mereka.

Di distrik Xuhui, yang mencakup bekas wilayah Konsesi Prancis, penduduk dari sembilan kompleks perumahan mengatakan mereka dilarang pergi keluar rumah atau menerima pengiriman, setidaknya selama seminggu.

“Ini demi mencapai ‘nol kasus di tingkat komunitas’ sesegera mungkin dan memungkinkan penguncian dicabut,” kata pemberitahuan di Xuhui.

Diketahui pembatasan akan dilakukan hingga 15 Mei 2022.

Salah satu komite lingkungan mengatakan di akun WeChat resminya bahwa demi keselamatan komunitas, mereka harus memindahkan semua penghuni satu gedung dan mendisinfeksi area tersebut setelah seorang penduduk dinyatakan positif.

Sebuah video yang dibagikan ribuan kali di media sosial menunjukkan polisi berbaju hazmat berdebat dengan penduduk yang telah diberitahu bahwa mereka harus pindah ke karantina setelah seorang tetangganya dinyatakan positif.

“Ini agar kami dapat menghapus kasus positif secara menyeluruh,” kata seorang petugas.

“Berhentilah bertanya mengapa, tidak ada alasannya. Kita harus mematuhi pedoman nasional dan kebijakan pengendalian epidemi.” Ujar sang petugas keras.

Shanghai telah mencapai nol COVID di seluruh kota di luar area karantina hanya dua kali, yakni pada 30 April dan 1 Mei.

Kasus harian sejak itu mencapai dua digit. Pejabat kota mengatakan distrik tanpa kasus di luar karantina selama tiga hari berturut-turut dianggap telah mencapai tujuan.

Para pejabat telah memberikan sedikit kejelasan tentang bagaimana mereka pada akhirnya akan mencabut penguncian dan memperingatkan publik agar tidak berpuas diri.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan