Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Starlink Sudah Ada di 32 Negara, Indonesia Masuk?

Topcareer.id – Miliarder terkaya di dunia Elon Musk yang juga CEO Tesla dan SpaceX telah meluncurkan satelit ke orbit dan berjanji untuk memberikan internet broadband berkecepatan tinggi ke sebanyak mungkin orang.

Ketika memikirkan Elon Musk, kemungkinan besar kamu hanya memikirkan perusahaan mobil listriknya Tesla, rocket SpaceX, atau upayanya untuk mengakuisisi Twitter.

Sesuatu yang mungkin kurang kamu kenal adalah Starlink, sebuah usaha dari Musk yang bertujuan untuk menjual koneksi internet boradband ke hampir semua orang di planet ini.

Lalu di mana saja layanan Starlink tersedia?

Meskipun menjanjikan untuk mencakup seluruh dunia pada musim gugur tahun ini, layanannya saat ini terbatas pada wilayah tertentu di negara tertentu.

Daftar negara-negara yang saat ini dilayani oleh jaringan satelit orbit rendah bumi yang berkembang meliputi AS, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Austria, Belanda, Irlandia, Belgia, Swiss, Denmark, Portugal, Australia, dan New Zealand.

Perjanjian pre-order Starlink mencakup opsi untuk meminta layanan di negara lain juga, termasuk Italia, Polandia, Spanyol, dan Chili.

Starlink kemungkinan akan membutuhkan setidaknya 10.000 satelit di orbit sebelum dapat menawarkan layanan penuh ke sebagian besar negara di dunia.

SpaceX telah menunjukkan tanda-tanda bahwa pihaknya akan mengortbitkan 42.000 satelit di konstelasi. Musk sejauh ini tetap optimis tentang layanan broadbandnya.

Selama wawancara di Mobile World Congress 2021, Musk mengatakan bahwa Starlink akan tersedia di seluruh dunia kecuali di Kutub Utara dan Selatan.

Menurut FCC, yang baru-baru ini menambahkan Starlink ke database penyedia broadband, layanan ini sudah tersedia untuk 0,08% orang Amerika pada Desember 2020, ketika perusahaan baru saja meluncurkan versi beta-nya.

Pada saat itu, 100% pelanggan memiliki akses ke kecepatan unduh maksimal 100Mbps dan kecepatan unggah hingga 10Mbps.

Baca juga: Koneksi Internet Starlink Berkecepatan hingga 215 Mbps

Daftar lengkap ke 32 negara yang sudah bisa menikmati layanan Starlink bisa dilihat di starlink.com/map.

Di peta tersebut, negara-negara yang sudah terjangkau warnanya biru laut dengan status “Available”.

Sementara itu untuk Wilayah Indonesia wilayahnya masih biru dongker yang arti statusnya “Coming Soon”.

Jadi, Indonesia masih harus bersabar menunggu untuk bisa menggunakan layanan boradband internetnya.

Jika kamu klik wilayah Indonesia, terlihat informasi bahwa layanan ini kemungkinan bisa coba digunakan di Indonesia tahun 2023 mendatang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan