Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 30, 2022
redaksi@topcareer.id
SekolahTren

Jangan Bingung, Ini 10 Cara Milih Kampus yang Tepat (Bagian 2)

Cara memilih kampus yang tepat.Ilustrasi (Dok. LinkedIn)

Topcareer.id – Menentukan kampus atau universitas untuk studi jangan sembarang pilih. Pemilihan kampus malah bukan sekadar tempat studi, tapi juga menyangkut berbagai aspek kehidupan calon mahasiswa kelak.

Apalagi setelah kamu ditolak di universitas idaman, pilihan selanjutnya tentu menjadi lebih berat, ditambah tekanan dari keluarga untuk memilih sekolah tertentu. Berikut ini 10 langkah untuk membantumu memilih kampus demi keputusan terbaik.

6. Bandingkan bantuan dana kuliah

Jika kamu ingin lulus dari perguruan tinggi dengan sedikit atau tanpa utang, bandingkan paket bantuan keuangan dengan cermat. Bijaksana untuk melihat di luar biaya kuliah dan melihat biaya tambahan apa yang berlaku, seperti paket tempat tinggal dan makan.

Pahami perbedaan antara uang gratis – seperti hibah dan beasiswa – dan pinjaman, yang pada akhirnya harus kamu bayar kembali.

7. Menyelidiki ke jurusan atau departemen

Pemeringkatan perguruan tinggi dapat menjadi salah satu alat dalam proses pengambilan keputusan, tetapi jangan lupa bahwa prestise akademik juga dapat diperiksa dalam skala yang lebih kecil.

Teliti departemen atau jurusan tempatmu akan belajar, kata Bob Roth, penulis beberapa buku tentang kesuksesan kuliah. Apakah satu sekolah lebih dikenal untuk jurusanmu? Apakah pengajar aktif terlibat? Kunjungi situs web perguruan tinggi dan hubungi fakultas untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: 10 Ide Cover Foto Di LinkedIn (Bagian 1)

8. Selidiki koneksi pekerjaan

Salah satu alasanmu kuliah adalah mempersiapkan diri untuk pekerjaan, jadi pertimbangkan pusat karier masing-masing sekolah. Roth merekomendasikan agar siswa mengajukan pertanyaan tentang bursa kerja, peluang wawancara di kampus dan bahkan rasio konselor-siswa.

Pusat karier menawarkan berbagai layanan, termasuk membantu siswa mengembangkan soft skill, menyediakan data pekerjaan dan gaji, mempromosikan prospek magang, melakukan simulasi wawancara, menjelaskan proses perekrutan dan membangun koneksi dengan alumni.

9. Berkomunikasi dengan keluarga

Banyak orang tua memiliki kenangan indah tentang kampus mereka dan ingin anak-anak mereka berbagi pengalaman yang sama. Tapi apa yang paling cocok untuk orang tua, mungkin bukan yang paling cocok untuk siswa, kata Richard Tench, konselor sekolah di Saint Albans High School.

Ciptakan dialog terbuka selama proses pengambilan keputusan. Berikan alasan kepada orang tuamu mengapa kamu ingin kuliah di perguruan tinggi tertentu, seperti minat pada program akademik tertentu atau kesempatan belajar di luar negeri.

10. Move on dari penolakan

Mengetahui bahwa kamu tidak diterima di perguruan tinggi pilihan teratas bisa jadi sulit, Roth mengakui, tetapi cobalah untuk tidak memikirkan penolakan itu. Hasil yang lebih buruk lagi adalah membiarkan kekecewaan menghalangi keputusan yang masih harus kamu buat.

Pelajari lebih lanjut tentang perguruan tinggimu. Dapatkan lebih banyak saran tentang cara memilih perguruan tinggi, dan lihat peringkat lengkap Perguruan Tinggi Terbaik untuk menemukan sekolah yang terbaik untukmu.

Tinggalkan Balasan