Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, September 29, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Tips Menjinakkan Rasa Marah dan Emosi yang Meluap (Bagian 1)

MarahIlustrasi. (dok. Getty Images)

Topcareer.id – Menjaga emosi kamu agar tetap terkendali bisa jadi hal yang cukup menantang.

Kamu harus mampu untuk menjaga diri agar tetap stabil untuk memegang kendali dari amarah yang meledak-ledak.

Sebetulnya, kemarahan adalah emosi yang umum dan bahkan sehat bagi setiap manusia, Namun, penting untuk menghadapinya dengan positif.

Kemarahan yang tidak terkendali dapat merusak kesehatan dan hubungan kamu baik dengan pasangan maupun dalam kehidupan sosial.

Mulailah untuk mempertimbangkan 10 tips manajemen emosi agar lebih tenang dalam mengatasi amarah.

Bagian pertama dari artikel:

1) Berpikirlah sebelum berbicara
Di tengah panasnya momen emosi, mudah untuk mengatakan sesuatu yang nantinya akan kamu sesali.

Luangkan waktu beberapa saat untuk mengumpulkan pikiranmu sebelum mengatakan apa pun.

Izinkan juga orang lain yang terlibat dalam situasi tersebut untuk melakukan hal yang sama.

2) Setelah tenang, ungkapkan kekhawatiran
Segera setelah kamu berpikir jernih, ungkapkan rasa frustrasi dengan cara yang tegas tetapi tidak konfrontatif.

Nyatakan kekhawatiran dan kebutuhanmu dengan jelas dan langsung, tanpa menyakiti orang lain atau mencoba mengendalikannya.

3) Berolahraga
Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi stres yang dapat menyebabkan kamu mudah emosi.

Jika kamu merasa emosi semakin meningkat, lakukan jalan cepat atau lari.

Kamu juga bisa meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik menyenangkan lainnya.

Baca juga: Cara Mengelola Emosi di Tempat Kerja

4) Luangkan waktu
Timeout tidak hanya untuk anak-anak. Beri diri kamu istirahat sejenak pada waktu-waktu yang cenderung membuat stres.

Beberapa saat waktu tenang dapat membantu kamu merasa lebih siap untuk menghadapi apa yang ada di depan tanpa merasa terbakar emosi.

5) Identifikasi solusi yang mungkin
Alih-alih berfokus pada apa yang membuat kamu emosi, berusahalah untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Apakah kamar anak kamu yang berantakan yang membuat Anda kesal? Tutuplah pintunya.

Apakah pasangan kamu terlambat menyiapkan makan malam setiap malam? Jadwalkan makan malam agar pasangan lebih disiplin.

Kamu juga bisa coba menerima untuk makan sendiri beberapa kali seminggu.

Pahamilah bahwa beberapa hal berada di luar kendalimu. Cobalah bersikap realistis tentang apa yang bisa dan tidak bisa kamu ubah.

Ingatkan diri kamu bahwa emosi yang meledak tidak akan memperbaiki apa pun dan mungkin hanya memperburuknya.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan