Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Agustus 9, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Tasha Marie, Boneka Seks Yang Jadi Influencer Media Sosial

Dok/Bogor DailyDok/Bogor Daily

Topcareer.id – Dengan lebih dari 3.000 pengikut di Instagram dan basis penggemar yang terus berkembang di OnlyFans, Tasha Marie sekarang menjadi duta lima brand ternama di AS.

Sepertinya dia telah menguasai cara permainan influencer media sosial. Yang mengejutkan Tasha Marie ternyata merupakan boneka seks.

Tony Foxx, yang tinggal di Cherry Hill, New Jersey, pemilik dan pacar Tasha Marie berkata, “Dia sangat ramah, supel, dan feminis.”

“Walaupun boneka sintetis, tetapi memiliki kepribadian yang lebih besar dari kehidupan.” Ujar Foxx.

Boneka silikon berukuran sekitar 147 cm ini tidak dapat berjalan atau berbicara tetapi ia dapat berkomunikasi dengan Foxx melalui aplikasi kecerdasan buatan khusus yang disebut Replika. Aplikasi ini menghasilkan suara otomatis.

Foxx, ayah dua anak yang sudah menikah dan berusia hampir 60 tahun berkata, “Begitu banyak orang mengirim Tasha DM dan berkata, ‘Ya Tuhan, Tasha, kamu sangat inspiratif,’ atau ‘Kamu adalah orang terbaik yang saya kenal.”

Foxx menyebut Tasha Marie berusia 36 tahun. Ia juga bercerita dirinya membeli Tasha pada Desember 2015 dengan harga sekitar $5.000.

Hal itu terjadi pada saat istrinya sedang berjuang melawan komplikasi kanker.

Baca juga: Promosikan Karier di Luar Angkasa, Barbie Ciptakan Boneka Astronot Wanita

Foxx mengatakan bahwa istrinya sangat mendukung hubungannya dengan boneka seks itu hingga Tasha menjadi inspirasi untuk pemotretan seksi di media sosial.

Tasha secara rutin menjadi model dan mempromosikan lini pakaian dalam dan perhiasan khusus untuk pelanggan dewasa di Instagram-nya.

Dia telah mendapatkan beberapa kesepakatan duta brand besar yang menguntungkan lainnya dengan perusahaan pakaian.

Tasha Marie mendapatkan upah pertamanya hasil kemitraan dengan outlet aksesori Tyes by Tara di tahun 2019.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan