Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Agustus 9, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Idul Adha Jatuh Pada 10 Juli 2022

Idul Adha. Dok/Getty ImagesIdul Adha. Dok/Getty Images

Topcareer.id – Hasil sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Rabu (29/6/2022) pukul 18.15 WIB telah menentukan 1 Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha 2022 jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi dalam konferensi pers sidang isbat yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag RI menyampaikan bahwa dari 86 titik belum ada yang melihat hilal.

Hal tersebut berarti hisab belum memenuhi kriteria.

Peneliti Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerangkan berdasarkan kriteria RJ awal Zulhijah 1443 adalah pada tanggal 1 Juli 2022.

Berdasarkan hal tersebut Idul Adha jatuh pada 10 Juli 2022. BRIN menyampaikan menggunakan kriteria baru MABIMS/RJ2017.

Tahapan sidang isbat berlangsung dalam tiga tahap, yakni:

Tahap pertama
Mulai pukul 17.00 WIB. Melakukan pemaparan posisi hilal Awal Zulhijjah 1443 H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag Thomas Djamaluddin.

Tahap kedua
Mulai setelah Maghrib dan Menag memimpin sidang tahap kedua ini diawali dengan penyampaian laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari sejumlah titik di Indonesia.

Tahap ketiga
Pengumuman hasil sidang isbat secara telekonferensi oleh Menteri Agama yang disiarkan langsung oleh TVRI.

Baca juga: Rekomendasi Diet untuk Hari Raya Idul Adha

Idul Adha versi Muhammadiyah
Sementara Kemenag memutuskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu 10 Juli 2022, ormas Muhammadiyah menetapkan Idul Adha berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal, sama seperti menetapkan Hari Raya Idul Fitri.

Hasilnya, Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1443 H bertepatan dengan tanggal 30 Juni 2022.

Jadi, berdasarkan keputusan tersebut Idul Adha versi Muhammadiyah jatuh pada hari Sabtu tanggal 9 Juli 2022.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan