Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Agustus 19, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Bawa Ganja dalam Vape, Pebasket Wanita WNBA Ini Dipenjara Di Rusia

Dok/SindoNewsDok/SindoNews

Topcareer.id – Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara kepada bintang bola basket wanita WNBA asal Amerika Serikat, Brittney Griner pada hari Kamis (4/8) setelah menemukan dia bersalah karena sengaja membawa vape yang dalam cartridge-nya mengandung ganja ke Rusia.

Griner dikawal keluar dari ruang sidang dengan diborgol oleh polisi Rusia setelah putusan itu, kepada wartawan Griner berkata: “Saya mencintai keluarga saya.”

Griner, peraih medali emas Olimpiade dua kali dan bintang Asosiasi Bola Basket Nasional Wanita (WNBA), ditangkap pada pertengahan Februari 2022 saat dia tiba untuk bermain untuk di Rusia selama offseason WNBA.

Hukumannya sekarang dapat membuka jalan bagi pertukaran tahanan AS-Rusia yang akan mencakup atlet berusia 31 tahun dan seorang Rusia yang dipenjara yang pernah menjadi pedagang senjata yang produktif.

Griner telah mengakui memiliki cartridge vape yang liquidnya mengandung minyak hashish.

Sebelum vonis, dia sambil menangis memohon kepada hakim Rusia untuk tidak “mengakhiri hidupnya” dengan hukuman penjara yang keras. Pengadilan juga mendendanya 1 juta rubel ($16.990) atau sekitar Rp 253 juta.

Presiden AS, Joe Biden, kini berada di bawah tekanan untuk membawa pulang orang Amerika yang ditahan di Rusia.

Biden mengatakan pemerintahannya akan terus bekerja untuk pembebasannya.

“Hari ini, warga negara Amerika Brittney Griner menerima hukuman penjara yang merupakan satu lagi pengingat dari apa yang sudah diketahui dunia: Rusia secara salah menahan Brittney,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: MK Tolak Pengajuan untuk Melegalkan Ganja Medis

Juru bicara keamanan nasional John Kirby pada hari Kamis (4/8) mendesak Rusia untuk menerima “proposal serius” yang dibuat Washington beberapa minggu lalu untuk pembebasan Griner.

Pengacara Griner mengatakan, mereka juga akan mengajukan banding atas putusan dari pihak Rusia.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan