Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Oktober 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Hong Kong Pangkas Waktu Karantina COVID-19 bagi Pelancong

Sumber foto: National GeographicKota Hong Kong (Sumber foto: National Geographic)

Topcareer.id – Hong Kong akan mempersingkat periode karantina hotel COVID-19 untuk semua kedatangan turis menjadi tiga hari dari sebelumnya tujuh hari.

Pemerintah telah mengambil langkah lain untuk secara bertahap melonggarkan aturan pandemi ketat yang telah mengisolasi pusat keuangan Asia.

Langkah-langkah itu akan efektif mulai Jumat (12/8), kata pemimpin kota itu, John Lee, dalam konferensi pers pada Senin (8/8).

“Kita perlu menyeimbangkan antara penghidupan masyarakat dan daya saing Hong Kong untuk memberikan momentum dan vitalitas ekonomi maksimum kepada masyarakat,” kata Lee.

Orang yang dikarantina akan diberi kode merah pada aplikasi yang diamanatkan pemerintah.

Ini akan berubah menjadi kode kuning jika mereka pergi keluar karantina sebelum waktunya, sehingga tidak boleh memasuki tempat yang ramai.

Hanya sejumlah hotel tertentu yang tersedia untuk karantina.

Daya saing Hong Kong telah dihantam oleh langkah-langkah pandemi, kata para eksekutif bisnis.

Perbatasan kota hampir sepenuhnya disegel sejak 2020, dengan kedatangan internasional menghadapi protokol karantina dan pengujian yang ketat.

Ini adalah salah satu tempat terakhir di dunia yang masih memberlakukan karantina untuk kedatangan.

Lee telah berjanji untuk menghubungkan kembali Hong Kong dengan daratan dan seluruh dunia.

Dia menangguhkan aturan ketatnya pada Juli lalu yang melarang penerbangan individu.

Lebih dari 100 penerbangan dilarang tahun ini dan telah menjadi frustrasi besar bagi bisnis serta penduduk.

Baca juga: China Pangkas Waktu Karantina COVID-19 Untuk Turis Internasional

Saham maskapai utama Cathay Pacific Airways melonjak sebanyak 3,5% setelah pengumuman, persentase kenaikan harian terbesar sejak 28 Juni.

Cathay mengatakan pada bahwa penyesuaian tersebut merupakan langkah positif untuk membantu memfasilitasi perjalanan ke Hong Kong.

Cathay telah terpukul oleh aturan ketat pandemi Hong Kong selama dua tahun terakhir yang menyebabkan penurunan 98% dalam jumlah penumpang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan