Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, September 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Hujan Terparah dalam 80 Tahun Terakhir Sulap Jalanan Seoul jadi Sungai, 8 Orang Tewas

Dok/BloombergDok/Bloomberg

Topcareer.id – Hujan deras terberat yang pernah terjadi di ibu kota Korea Selatan, Seoul telah menjadi yang terparah dalam 80 tahun terakhir dan mengubah jalanan di kota itu menjadi layaknya sungai.

“Cuaca hujan berat diperkirakan akan berlanjut selama berhari-hari … kita perlu menjaga kewaspadaan dan merespons dengan upaya habis-habisan,” kata Presiden Yoon Suk Yeol di markas darurat pemerintah, Selasa (9/8).

Dia mengarahkan perhatian pejabat ke daerah yang rentan terhadap tanah longsor atau banjir dan untuk mengurangi bahaya jalan dan fasilitas yang sudah rusak untuk mencegah lebih banyak kematian.

Puluhan jalan ditutup karena masalah keamanan. Militer siap mengerahkan pasukan untuk membantu upaya pemulihan jika diminta oleh pemerintah kota atau daerah, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Moon Hong-sik.

Hujan deras intensitas tinggi mulai mengguyur Seoul sejak Senin pagi (8/8) dan terus meningkat hingga sore hari.

Menjelang malam, orang-orang terpaksa mengarungi perairan setinggi paha orang dewasa di jalanan Gangnam, salah satu distrik bisnis dan rekreasi paling ramai di Seoul.

Banyak mobil dan bus terjebak banjir. Komuter dievakuasi saat air mengalir menuruni tangga stasiun kereta bawah tanah. Di kota terdekat Seongnam, lereng bukit yang diguyur hujan pun runtuh.

Baca juga: Seoul Akan Jadi Kota Pertama di Dunia yang memasuki Metaverse

Petugas penyelamat gagal menolong dua orang perempuan berusia 40-an dan seorang gadis 13 tahun sebelum akhirnya tenggelam di sebuah rumah bawah tanah di distrik Gwanak di selatan Seoul Senin malam (8/8).

Seorang wanita lain tenggelam di rumahnya di distrik Dongjak terdekat, di mana ada juga seorang pekerja publik meninggal saat membersihkan pohon tumbang, kemungkinan karena tersengat listrik.

Tiga orang lagi ditemukan tewas di puing-puing tanah longsor dan stasiun bus yang runtuh di kota Gwangju dan Hwaseong.

Hampir 800 bangunan di Seoul dan kota-kota terdekat rusak sementara sedikitnya 790 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka, kata Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan