Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, September 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Ikan: Makanan Terbaik untuk Turunkan Risiko Terkena Diabetes Tipe 2

roasted-fish-goodfoodIlustrasi. (dok. Goodfood)

Topcareer.Id – Tahukah kamu, ada salah satu cara mudah untuk menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Yakni dengan mengonsumsi produk susu dalam jumlah sedang, terutama yogurt dan makanan rendah lemah.

Selain itu, kita juga disarankan untuk mengganti daging merah dan olahan dengan ikan dan telur.

Yang pasti, kita dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit umum, dengan makan biji-bijian, serat, asam lemak omega-3 — dan lebih banyak ikan, bersama dengan sayuran dan protein nabati.

Itulah inti dari dua studi terpisah yang dijadwalkan akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan Asosiasi Eropa untuk Studi Diabetes di Stockholm mulai Senin esok.

CDC menuturkan, banyak orang yang tidak sadar sedang mengidap diabetes tipe 2. Oleh karena itu, makan dengan baik adalah kunci untuk mengelola gula darah, bagi orang-orang dengan penyakit tersebut.

Dalam studi pertama, peneliti Italia meninjau 13 meta-analisis yang melihat hubungan antara selusin makanan yang berasal dari hewan, dan diabetes tipe 2.

Para ilmuwan menemukan peningkatan substansial risiko diabetes hingga 20% untuk orang yang makan 100 gram daging total sehari.

Risiko meningkat 22% untuk 100 gram daging merah sehari, dan 30% lebih besar untuk 50 gram daging olahan perhari.

Sebaliknya, makan 50 gram daging putih setiap hari dikaitkan dengan hanya 4% peningkatan risiko terkena diabetes.

Untuk mengurangi risiko diabetes, kamu bisa mengandalkan 200 gram susu sehari, yang dikaitkan dengan risiko 10% lebih rendah, dan 100 gram yogurt sehari, yang dikaitkan dengan penurunan risiko 6%.

Baca juga: Ingin Menua dengan Sehat dan Menawan? Kacang Kenari Jawabannya

Dr Annalisa Giosu, di Departemen Kedokteran Klinis dan Bedah di University of Naples Federico II, di Naples, Italia, mengatakan bahwa produk susu kaya akan nutrisi, vitamin dan “senyawa bioaktif lainnya” dapat mempengaruhi metabolisme glukosa atau pemrosesan gula oleh tubuh.

Dalam studi kedua, ilmuwan Jerman meninjau 45 analisis meta yang menyelidiki faktor makanan dan risiko kematian dari semua penyebab pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dengan diabetes.

Mereka menemukan bahwa menambahkan satu porsi, atau 20 gram sehari, gandum utuh dari makanan seperti roti cokelat dan nasi atau sereal sarapan, dikaitkan dengan risiko kematian sekitar 16% lebih rendah.

Setiap peningkatan porsi per minggu dalam konsumsi ikan dikaitkan dengan penurunan risiko 5%.

Mereka mengatakan tambahan 5 gram asupan serat makanan per hari, yang digambarkan setara dengan satu buah pir sedang atau dua potong gandum parut, mengurangi risiko kematian dari semua penyebab sebesar 14%.

Peningkatan harian 100 gram sayuran dan 10 gram protein nabati, seperti kacang-kacangan, tahu, buncis, lentil dan kacang polong, masing-masing dikaitkan dengan risiko kematian 12% dan 9% lebih rendah.

Dr Janett Barbaresko dari Pusat Diabetes Jerman di Düsseldorf, Jerman, mengatakan analisis baru yang “menunjukkan dengan kepastian yang masuk ,” bahwa makan makanan seperti itu dapat membantu penderita diabetes tipe 2 hidup lebih lama.

Jika orang dengan diabetes tipe 2 “menambahkan beberapa porsi biji-bijian, serat, ikan, minyak nabati dan sayuran untuk diet mingguan mereka, hasil kami menunjukkan itu mungkin cara mudah dan berisiko rendah untuk meningkatkan hasil mereka.”

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan