Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Desember 8, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

BPOM Ajak Masyarakat Perhatikan Hal Ini Sebelum Minum Obat

badan pengawas obat dan makananbadan pengawas obat dan makanan

Topcareer.id – Ramai kasus gagal ginjal akut pada anak atau Acute Kidney Injury (AKI) yang diduga akibat obat sirup atau obat cair mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG). Untuk itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat menggunakan obat secara aman.

BPOM mengajak masyarakat untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut jika ingin menggunakan obat:

  • Menggunakan obat secara sesuai dan tidak melebihi aturan pakai;
  • Membaca dengan seksama peringatan dalam kemasan;
  • Menghindari penggunaan sisa obat sirup yang sudah terbuka dan disimpan lama;
  • Melakukan konsultasi kepada dokter, apoteker atau tenaga kesehatan lainnya apabila gejala tidak berkurang setelah 3 (tiga) hari penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas pada upaya pengobatan sendiri (swamedikasi);
  • Melaporkan secara lengkap obat yang digunakan pada swamedikasi kepada tenaga kesehatan;
  • Melaporkan efek samping obat kepada tenaga kesehatan terdekat atau melalui aplikasi layanan BPOM Mobile dan e-MESO Mobile.

Baca juga: Cegah Gagal Ginjal Akut, Dokter Diminta Tak Resepkan Obat Sirup Dan Cair

“BPOM juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan menggunakan produk obat yang terdaftar di BPOM yang diperoleh dari fasilitas pelayanan kefarmasian atau sumber resmi serta selalu ingat Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan obat,” tulis rilis BPOM, dikutip Kamis (20/10/2022).

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak usia 6 bulan-18 tahun, terjadi peningkatan terutama dalam dua bulan terakhir. Per tanggal 18 Oktober 2022 sebanyak 189 kasus telah dilaporkan, paling banyak didominasi usia 1-5 tahun.

Kemenkes juga telah menjelaskan bahwa penyebab terjadinya gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) belum diketahui dan masih memerlukan investigasi lebih lanjut bersama BPOM, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan pihak terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan