Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Februari 4, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Angka Kecelakaan Kerja Terus Meningkat dalam 3 Tahun Terakhir

workplace-accident-safety-1024x576.jpg

Topcareer.id – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mangajak dan mendorong perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal itu ia sampaikan dalam acara peringatan dan pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2023 pada Kamis (12/1/2023).

Hal itu ia dorong mengingat angka kecelakaan kerja (termasuk Penyakit Akibat Kerja/PAK) terus meningkat dalam 3 tahun terakhir.

Menaker Ida lantas menjabarkan, menurut data BPJS Ketenagakerjaan, pada tahun 2020 angka kecelakaan kerja berjumlah 221.740 kasus; pada tahun 2021 meningkat menjadi 234.370 kasus; dan pada 2022 jumlah kecelakaan kerja tercatat sebesar 265.334 kasus.

Baca juga: Bank Investasi Global, Goldman Sachs PHK Massal 3.200 Karyawan

“Berdasarkan data tersebut menjadi indikasi bahwa pelaksanaan K3 harus makin menjadi perhatian dan menjadi prioritas bagi dunia kerja di Indonesia,” kata Menaker Ida dalam siaran pers.

Dalam acara tersebut, Menaker Ida juga menekankan isu penanganan Tuberkolosis (TBC) di tempat kerja yang angka penderitanya masih tinggi.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan bahwa isu penanganan TBC di tempat kerja membutuhkan perhatian serius dari seluruh stakeholders ketenagakerjaan. Hal ini dikarekanakan Indonesia masih menempati urutan ke-2 negara dengan kasus TBC terbesar di dunia (WHO Global TBC Report, 2021).

“Dalam peringatan Bulan K3 Nasional Tahun ini, hal yang penting kita fokuskan bersama-sama adalah masalah kesehatan tenaga kerja yakni masih tingginya penderita TBC di tempat kerja,” ujar Ida Fauziyah.

Tinggalkan Balasan