Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, May 23, 2024
redaksi@topcareer.id
ProfesionalTren

3 Alasan Anak Muda Sekarang Lebih Suka Berwirausaha Setelah Lulus

Ilustrasi alasan anak muda sekarang lebih suka berwirausaha setelah lulus kuliah.Ilustrasi alasan anak muda sekarang lebih suka berwirausaha setelah lulus kuliah. (Pexels)

Topcareer.id – Startup menjamur saat ini bisa jadi karena anak muda sekarang lebih suka terjun ke dunia usaha setelah menyelesaikan kuliah dibanding bekerja di perusahaan. Saat ini makin banyak fresh graduate atau anak muda yang langsung terjun berwirausaha karena beberapa alasan, salah satunya teknologi.

Satu dari lima Gen-Z dan Milenial mengatakan bahwa mereka adalah pelajar sebelum memulai bisnis mereka, menurut survei terbaru American Express. Angka tersebut dibandingkan dengan hanya 3 persen pendiri Gen-X dan Baby Boomer yang melaporkan hal serupa.

“Kami benar-benar telah melihat pergeseran generasi ini, dan saya belum pernah melihat data tersebut sebelumnya. Generasi Milenial dan Gen-Z membentuk usaha kecil pada tahap awal kehidupan mereka,” kata Gina Taylor Cotter, wakil presiden eksekutif dan manajer umum produk usaha kecil di American Express, dikutip Inc.

Berikut ini alasan mengapa anak muda sekarang lebih ingin berwirausaha setelah lulus, ketimbang bekerja.

1. Belum ada tanggung jawab

Menurut Jake Danehy, founder startup pakaian Fair Harbor, pada tingat tertentu lebih mudah untuk memulai sebuah perusahaan ketika masih muda karena tanggung jawabmu mungkin lebih sedikit. Ia menolak tawaran kerja dari brand olahraga Outdoor Voices yang saat itu sedang populer.

“Menurut pendapat saya, tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai bisnis selain ketika kamu masih kuliah atau baru saja lulus kuliah. Kamu tidak mempunyai tanggung jawab,” kata Danehy, yang perusahaannya berbasis di New York mendaur ulang botol plastik menjadi pakaian pantai.

Ia menyampaikan bahwa jika ingin serius dalam berwirausaha, maka kamu harus melakukannya sepenuh waktu. “Jika ini hanya menjadi proyek sampingan, tidak akan ada yang mempedulikannya. Kewirausahaan bukanlah sesuatu yang bisa kamu lakukan (dengan risiko kecil).”

Baca juga: 7 Jenis Biaya Awal Yang Diperlukan Kalu Mau Buka Bisnis (Bagian 1)

2. Masih banyak waktu untuk memulai kembali

Dan bahkan ketika hal itu menjadi lebih sulit, yaitu jika kamu sudah memiliki tawaran pekerjaan, bertaruh pada ide bisnis masih masuk akal. Hal itu karena kamu masih cukup muda untuk melakukan kalibrasi ulang jika upaya startupmu gagal.

“Sebagai seorang founder, kamu selalu harus belajar sambil bekerja, terlepas dari apakah kamu sudah berkecimpung dalam industri ini selama beberapa tahun atau tidak. Waktu ada di pihak kita untuk dapat melakukan hal tersebut selagi kita masih muda, selagi kita jelas tidak mempunyai banyak tanggung jawab hidup,” kata Nathan Kondamuri, Pair Eyewear.

3. Terinspirasi dan dibantu oleh teknologi

Survei juga menemukan bahwa teknologi dan media sosial merupakan beberapa faktor terpenting yang mendorong generasi muda untuk memulai bisnis.

Para pendiri generasi Milenial dan Gen-Z kemungkinan besar mempelajari kewirausahaan secara daring atau melalui media sosial, sementara Generasi X dan Baby Boomer kemungkinan besar diperkenalkan pada kewirausahaan melalui pemilik bisnis yang mereka kenal secara pribadi.

“Teknologi seperti Shopify, media sosial, memberikan seseorang lebih banyak kekuatan untuk memulai jika mereka mau, dibandingkan generasi orang tua kita yang sangat berbeda dalam memulai bisnis. Dunia ada di ujung jarimu saat ini,” kata Caroline Danehy dari Fair Harbor.

Leave a Reply