Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Peserta Cek Kesehatan Gratis Tembus 1 Juta Orang

Ilustrasi cek kesehatan gratis. (Dok. Kementerian Kesehatan)

TopCareer.id – Sejak diluncurkan pada 10 Februari sampai 19 Maret 2025, jumlah peserta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menembus satu juta orang.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdasarkan data yang mereka himpun pada 20 Maret 2025, jumlah peserta Cek Kesehatan Gratis mencapai 1.028.070 orang.

“Kami optimistis bahwa target 280 juta masyarakat Indonesia untuk menjalani pemeriksaan kesehatan ini dapat tercapai,” kata Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, dikutip dari laman resmi, Kamis (27/3/2025).

Menurut data dari program CKG, beberapa masalah kesehatan masyarakat yang ditemukan antara lain 25,6 persen tekanan darah di atas normal, 30,5 persen mengalami kelebihan berat badan, 27,1 persen gula darah tidak normal dan 50,8 persen karies gigi.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun, Ini yang Perlu Kamu Tahu

Dari pengukuran Indeks Masa Tubuh (IMT) juga diketahui yang normal sebanyak 64,7 persen, underweight 4,7 persen dan sisanya overweight dan obesitas.

Untuk pemeriksaan tekanan darah dan gigi dilakukan pada individu berusia 18 tahun ke atas, sementara cek gula darah dilakukan untuk peserta usia dua tahun ke atas.

Aji pun mengimbau masyarakat yang sudah mengetahui kondisi kesehatannya untuk segera mengambil langkah pencegahan dan penanganan dini.

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai memperbaiki perilaku hidupnya dengan konsumsi makanan bergizi, rutin beraktivitas fisik dan tidak merokok,” kata Aji.

Baca Juga: 3 Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis

Sementara, bagi yang membutuhkan tindak lanjut medis, akan dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut dan dapat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.

Aji menyebut program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sehingga, masalah kesehatan setiap individu dapat diketahui lebih dini.

“Kami berharap kesadaran ini semakin meningkat, sehingga ke depan masyarakat secara mandiri rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa harus menunggu adanya program dari pemerintah,” pungkas Aji.

Leave a Reply